Selasa, 30 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Dari Tiga Toko yang Dirazia, Polisi Sita 1.184 Botol Miras

Riaupunya.com - Razia Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2017 saat bulan Ramadan, Polsek Delitua menyita 1.184 botol minuman keras (Miras).

Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna mengatakan pihaknya merazia 3 toko miras yang berada di Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara pada Senin 29 Mei 2017 kemarin.

"Sebanyak 1.184 botol miras diamankan dari 3 toko yang ada di wilayah hukum Polsek Delitua," jelas Kompol Wira saat memaparkan hasil operasi tersebut, seperti dilansir okezoen.com, Selasa 30 Mei 2017.

Miras yang disita yakni merk Kamput (ukuran botol besar dan kecil), Vodka, Wisky, Scot, Anggur Merah dan lain-lain.

"Miras adalah salah satu akar dari permasalahan konflik yang terjadi di Masyarakat. Diimbau kepada masyarakat tidak ada yang meminum minuman keras lagi. Apalagi saat bulan Ramadan," tambahnya.

Kompol Wira juga mengajak semua pihak untuk memberantas pekat khususnya Miras. ***

Berita terkini

Diamuk Si Jago Merah, Rumah Nahar Rata Dengan Tanah

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sore ini, 19 Pekerja China Ilegal Dideportasi dari Pekanbaru

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Sebut Bangsa Indonesia Masih Bersatu

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kawannya Diburu, Polres Rohul Tangkap Seorang Tersangka Narkoba

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Jalur Rel Terendam, Sejumlah Perjalanan KRL Sempat Terganggu

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istri Karyawan PT Torganda Rohul Meninggal dengan Leher Terikat

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Bank Di Tembilahan di Lempari Bom Molotov

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Selundupkan Sabu 60 Kg, 3 WN Taiwan dan 1 WNI Divonis Mati

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tiga Rumah Digerus Longsor Akibat Luapan Sungai Citarum

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Lombok yang Dideportasi dari Jepang Tidak Terkait ISIS

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+