Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Abdul Gaffar: Saya Tak Mau Damai

Yusuf Sikumbang Bantah Pukul Abdul Gaffar Cs

Ilustrasi

Riaupunya.com -- Yusuf Sikumbang, membantah terlibat penganiayaan terhadap Abdul Gaffar Cs. Anggota DPRD Riau ini bersumpah dan sangat dirugikan atas kejadian yang disangkakan padanya.

Untuk meluruskan kejadian yang disangkakan padanya, Yusuf Sikumbang akhirnya berkomentar. Kepada media ini, Senin 10 April 2017 di Pekanbaru, Yusuf dengan gamblang memaparkan asal mula dugaan penganiayaan yang dialami rekan separtainya Abdul Gaffar dan Riko, Rabu 5 April 2017 malam, lalu yang ditujukan padanya.

Dijelaskan Yusuf, bahwa ia tidak pernah mengundang Abdul Gaffar maupun Riko untuk datang ke acara rapat persiapan pelantikan PAC PKDP (Persatuan Keluarga Daerah Piaman) Tampan. Sebab Ia juga diundang sebagai sesepuh PKDP.

"Acara rapat itu dihadiri sekitar 60 an orang. Saya diundang sebagai sesepuh, dan tak mungkin saya yang diundang malah mengundang orang lain. Dan apa kapasitas saya mengundang orang lain yang bukan anggota ataupun pengurus PKDP," ujarnya.

Saat rapat berlangsung, lanjut Yusuf, datang 5 (lima) orang, 3 (tiga) pria dan 2 (dua) orang wanita. Dua dari kelima orang tersebut, Abdul Gaffar dan Riko. Tanpa basa-basi, Abdul Gaffar langsung mencak-mencak sembari mengeluarkan perkataaan yang tidak pantas kepadanya.

"Mengetahui itu saya coba menenangkan dia (Abdul Gaffar, red). Saya bilang, besok ya kita bicarakan apa permasalahannya. Tapi Gaffar tidak mau dan berkata tidak bisa harus sekarang karena besok saya sibuk," ucap Yusuf.

Melihat pelakuan Abdul Gaffar, sebagian orang menariknya keluar dari tempat acara dan berusaha menenangkannya, "Saya tak lihat kelanjutannya, apa yang terjadi pada Gaffar. Karena suasana diluar gelap dan tak terlihat dari dalam," sebut Politisi PKB ini.

Atas kejadian tersebut dan dimana dirinya dituduh melakukan penganiayaan, Yusuf sangat keberatan dan merasa fitnah, ada akibat sangkaan tersebut berpengaruh pada diri dan keluarga bahkan pekerjaannya sebagai Anggota DPRD Riau.

"Saya yakinkan, demi Allah dan demi Rasullah saya tak pernah memukul, menyentuh apalagi menyuruh orang untuk menganiaya Abdul Gaffar dan Riko. Saya tak pernah berkelahi dari dulu. Bukan jiwa saya kejam. Ini sudah keterlaluan. Fitnah ini mengganggu keluarga saya, harga diri saya. Saya bukan bela diri, tapi meluruskan," tegas Yusuf.

Atas apa yang dialaminya, Yusuf Sikumbang melalui kuasa hukumnya, Kamal L, SH berencana melaporkan Abdul Gaffar Cs dengan sangka melanggar pasal 317 KUHP dan UU ITE. "Dalam waktu dekat ini kita akan melapor ke Polda Riau. Ini sangat merugikan klien kami," kata Kamal diamini Yusuf Sikumbang.

Terkait dirinya yang telah dilaporkan ke Polda Riau, Yusuf Sikumbang akan bersikap kooperatif, "tidak usah dipanggil, saya akan datang sendiri untuk meluruskan dan menyampaikan yang sebenarnya ke penyidik Polda," tukasnya.

Ditanya tentang adanya uang kompensasi yang dijanjikan kepada Abdul Gaffar dan Riko yang diduga menjadi penyebab penganiayaan, Yusuf berkata bahwa itu tidaklah benar, "Tidak pernah ada janji seperti itu dengan Gaffar dan Riko, baik lisan ataupun tulisan," pungkas pria berkumis itu.

Perkataan Yusuf Sikumbang, dibantah Abdul Gaffar, kepada media ini, mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru ini, menyebutkan bahwa Ia ditelpon Yusuf Sikumbang untuk datang ke jalan Sadar tempat acara rapat pengurus PKDP Tampan.

"Kami datang berlima, dua wanita dan seorang supirnya Riko. Karena acara ramai, kami menunggu diluar. Dan tak betul saya datang marah-marah. Malah pak Yusuf lah yang memukul saya duluan saat kami usai menanyakan soal dan kompensasi yang pernah Ia janjikan kepada kami caleg-caleg yang pernah Ia suruh buka rekening," ujar Gaffar.

Terkait adanya upaya mediasi dari pihak Yusuf Sikumbang, Abdul Gaffar dengan lantang menolaknya, "Kita lihat di pengadilan, siapa yang benar dan yang salah. Salah tidak mau berdamai. Dalam kasus ini harga diri saya sudah diinjak-injak," tandasnya.

Zulkifli, SH selaku kuasa hukum Abdul Gaffar kembali menyakinkan bahwa Yusuf Sikumbang yang pertama kali memukul dan diikuti pendukungnya yang ada di lokasi, "Malah pak Yusuf yang pertama kali memukul dan diikuti para loyalisnya. Tak mungkinlah pak Yusuf tak tahu. Mustahil pak Yusuf tak tahu. Dan kita punya video pemukulan tersebut," pungkas Zulkifli, sembari mempersilahkan pihak Yusuf Sikumbang menuntut balik. (rls)

Berita terkini

Pendaki Gunung Gede Kehabisan Logistik

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Karena hal ini Warga Ponorogo Diminta tak Kembali ke Rumah

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

IRT di Bengkalis jadi Korban Jambret

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Permintaan Mensos Terhadap Korban Longsor Ponorogo

Minggu, 02 April 2017 - 00:00:00 WIB

Akhir Jejak Pelaku Pungli IMB 1 Miliar Rupiah di Bekasi

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Ringkus Oknum PNS di Bengkalis, Ini Kasusnya

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Lima Tuntutan Massa Aksi 313

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Menggunakan Air Mineral, Peserta 313 Diduga Diracun OTK

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Rute dan Titik Aksi Bela Islam 313

Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Otak Peretas Situs Jual-Beli Tiket Online Ditangkap

Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Pekerja LS Pertamina Dumai Demo

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Saksi Kasus e-KTP Lapor ke LPSK, ini Penyebabnya

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Jakarta Selatan Rasakan Fenomena Hujan Es

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Perkembangan Kasus Berkas Pilkada Hilang di MK

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersebab hal ini, Ketua PPS Dibui 3 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di KPK, ini Tuntutan Aktivis Lingkungan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

12 Tahun Bui Vonis Untuk Dua Pengeroyok Guru YAS Bandung

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketahuan, Penculik Anak Pura-Pura Zikir di Masjid

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Antik 2017, 237 Penyalahgunaan Narkoba Terjaring

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua KPK Sebut akan ada Tersangka Baru Kasus e-KTP

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPK Kembali Periksa Politikus PKB Sebagai Tersangka

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+