Pendaki Gunung Gede Kehabisan Logistik
Riaupunya.com - Tim SAR gabungan menemukan 11 pendaki Gunung Gede yang dua di antaranya mengalami cedera dan sakit sehingga harus dievakuasi ke jalur pendakian Salabintana, Kubupaten Sukabumi, Jawa Barat.
"Kondisi sembilan pendaki masih stabil namun dua orang lainnya yang salah satunya adalah Dini Ariyanti harus ditandu karena kondisi sangat lemah," kata Humas PMI Kabupaten Sukabumi Atep Maulana di Sukabumi, Senin 10 April 2017.
Menurut dia, untuk penjemputan tersebut PMI menurunkan tujuh relawannya dibantu satu anggota Pramuka Peduli dan Volunteer Panthera. Sebelumnya juga sudah ada lima anggota Volunteer Panthera yang lebih dulu menuju lokasi terdamparnya 11 pendaki tersebut pada Minggu, 9 April sekira pukul 20.00 WIB.
Selain itu, ia pun harus mengantar logistik ke tempat penjemputan karena makanan pendaki dan relawan sudah habis sehingga selain mempercepat proses evakuasi pihaknya juga harus memulihkan kondisi kesehatan pendaki.
Dia melanjutkan, untuk Dini kondisinya sudah mulai membaik tapi pada saat ditemukan tubuhnya sudah sangat lemah sehingga memerlukan penanganan medis terlebih dahulu dari anggota PMI. "Saat ini kami masih dalam proses perjalanan turun dan silih berganti menandu Dini. Semua proses evakuasi ini lancar dan tidak menemukan hambatan serta cuaca pun mendukung," katanya, seperti mengutip okezone.com.
Sementara, Ketua Volunteer Panthera Eng Yanto mengatakan, relawannya yang berada di bawah sudah siap menyambut kedatangan 11 pendaki tersebut. "Alhamdulillah semua selamat walaupun ada beberapa yang sakit dan satu orang harus ditandu," katanya.
Sebelumnya, 13 pendaki dari tiga rombongan berbeda yang naik melalui Gunung Putri, Bogor mengalami kehabisan logistik dan beberapa orang di antaranya sakit rencananya akan turun melalui jalur pendakian Salabintana, Sukabumi. Relawan Volunteer Panthera menerima informasi tersebut sekitar pukul 17.35 WIB pada Minggu, 9 April 2017. Dua dari 13 pendaki tersebut juga memutuskan untuk turun lebih awal dengan tujuan melaporkan bahwa ada rekannya yang sakit dan meminta bantuan penjemputan.***






























































