Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sore ini, 19 Pekerja China Ilegal Dideportasi dari Pekanbaru

Riaupintar.com -- Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Riau akan mendeportasi lagi 19 tenaga kerja asing asal China yang bekerja di proyek pembangunan PLTU Tenayan milik PLN. Deportasi akan dilakukan Rabu 22 Februari 2017.

Deportasi yang dilakukan Kanwil Hukum dan HAM Riau kali ini menurut Kakanwil Hukum dan HAM Riau, Ferdinand Siagian adalah deportasi untuk ketiga kalinya. Deportasi pertama dilakukan sebanyak 14 TKA, deportasi kedua sebanyak 2 TKA, dan saat ini deportasi ketiga sebanyak 19 TKA.

"Jika diakumulasikan, kami sudah melakukan deportasi tenaga kerja asing asal China yang bekerja di proyek PLTU Tenayan milik PLN sebanyak 35 orang TKA," terangnya.

Menurutnya, pendeportasian tenaga kerja asing asal China yang bekerja di proyek pembangunan PLTU Tenayan milik PLN adalah karena para pekerja tersebut melanggar ketentuan dokument keimigrasian. Mereka menurutnya hanya memiliki visa kunjungan. Sementara, mereka pada posisi bekerja.

Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru, Pria wibawa mengatakan bahwa mereka akan mengawal proses deportasi 19 TKA asal China hingga Bandara SSK II Pekanbaru.

"Ke-19 TKA asal China yang dideportasi itu akan di berangkat kan dari bandara SSK II Pekanbaru menuju ke Bandara Sukarno-Hatta. Kemudian akan diterbangkan ke negeri asalnya, " terangnya.

Disinggung mengenai langkah selanjutnya Pria Wibawa mengatakan bahwa TKA asal China yang bekerja di proyek pembangunan PLTU Tenayan milik PLN lainnya saat ini masih dalam proses pemberkasan. Jika masih ada kedapatan yang menyalahi dokumen keimigrasian, akan dilakukan deportasi lagi.

Sumber: Riauterkini.com


Berita terkini

Presiden Jokowi Sebut Bangsa Indonesia Masih Bersatu

Rabu, 22 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kawannya Diburu, Polres Rohul Tangkap Seorang Tersangka Narkoba

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Jalur Rel Terendam, Sejumlah Perjalanan KRL Sempat Terganggu

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istri Karyawan PT Torganda Rohul Meninggal dengan Leher Terikat

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Bank Di Tembilahan di Lempari Bom Molotov

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Selundupkan Sabu 60 Kg, 3 WN Taiwan dan 1 WNI Divonis Mati

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tiga Rumah Digerus Longsor Akibat Luapan Sungai Citarum

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Lombok yang Dideportasi dari Jepang Tidak Terkait ISIS

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bukit Duri, Banjirmu Dulu dan Kini..

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dugaan Kriminalisasi, DPR Usulkan TPF

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BNPB: Korban Banjir Jakarta Hari Ini Capai 7.788 Jiwa

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Demokrat: SBY Tak Intervensi, Antasari Jangan Lempar Fitnah

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polda Bali Tetapkan Penyebar Video Munarman Sebagai Tersangka

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Dampingi Mahasiswi Swiss Korban Pemerkosaan di Bali

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Bengkalis Laporkan Kasus TTD Palsu Kepolisi

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gempa Bumi 5,2 SR Goncang Sumbawa

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seorang Bayi Perempuan Ditemukan di Jalintim Inhu

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

TNI AU Benarkan Anggotanya Terlibat Pemukulan di Ujunggenteng

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB
Soal Aksi 112

Kapolda Metro: Aman dan Damai, Suatu Kebanggaan

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gambar Palu Arit di Sekitar Masjid, Begini Ceritanya

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus Pembakar 2 Unit Kapal, Kasi pidum Lupa Nama Terdakwa

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Banjir Sampang Meluas, Genangan Air Kian Tinggi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bacakan Pleidoi, Irman Gusman Sedih Atas Tuntutan JPU

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Awal Tahun, Inapektorat Terima 4 Pemohonan Cerai

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+