Selasa, 19 Mei 2026 - 19:10:41 WIB

Vonis Lebih Ringan dari Tuntutan JPU Dijatuhkan Hakim PN Bengkalis Terhadap Dua Oknum Polisi

BENGKALIS – Sidang pembacaan putusan perkara penyalahgunaan narkotika yang menyeret dua oknum anggota Polri di Pengadilan Negeri Bengkalis, Selasa 19 Mei 2026 sore, menyita perhatian publik. Majelis hakim menjatuhkan hukuman lebih ringan kepada seluruh terdakwa dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Manata Binsar Tua Samosir didampingi hakim anggota Gery Caniggia dan Rendy Abednego Sinaga.

Terdakwa perempuan Sindy Claudia menjadi yang pertama menerima putusan. Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Hakim Manata Binsar Tua Samosir menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara kepada Sindy. Vonis tersebut lebih ringan 1 tahun 6 bulan dari tuntutan jaksa sebelumnya selama 4 tahun penjara.

Selanjutnya, hakim anggota Gery Caniggia membacakan vonis terhadap terdakwa Muhammad Nor Syahidan. Oknum anggota Polri itu dijatuhi hukuman 3 tahun 6 bulan penjara disertai denda Rp30 juta. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan pidana 5 tahun penjara, sehingga hukuman yang dijatuhkan majelis hakim berkurang 1 tahun 6 bulan dari tuntutan.

Sementara terdakwa Panda Pasaribu divonis 5 tahun penjara dan denda Rp30 juta oleh hakim anggota Rendy Abednego Sinaga. Putusan tersebut lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa yang sebelumnya meminta hukuman 6 tahun penjara.

Usai pembacaan putusan, majelis hakim memberikan waktu selama tujuh hari kepada para terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum untuk menentukan sikap hukum, apakah menerima putusan atau mengajukan banding.

Di hadapan majelis hakim, baik JPU maupun tim penasihat hukum yang dipimpin pengacara Windra Yanto menyatakan masih pikir-pikir atas putusan tersebut.

“Nanti Kajari yang menentukan sikap, apakah menerima atau melakukan upaya hukum,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Bengkalis, Marthalius, saat dikonfirmasi usai sidang.

Sidang yang berlangsung terbuka untuk umum itu turut dihadiri Jaksa Penuntut Umum Radiah bersama tim kuasa hukum terdakwa.

Pengamanan ketat terlihat di sekitar ruang sidang mengingat kasus tersebut melibatkan aparat penegak hukum yang semestinya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkotika. (AP)

Berita terkini

Warga Jakarta Selatan Rasakan Fenomena Hujan Es

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Perkembangan Kasus Berkas Pilkada Hilang di MK

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersebab hal ini, Ketua PPS Dibui 3 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di KPK, ini Tuntutan Aktivis Lingkungan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

12 Tahun Bui Vonis Untuk Dua Pengeroyok Guru YAS Bandung

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketahuan, Penculik Anak Pura-Pura Zikir di Masjid

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Antik 2017, 237 Penyalahgunaan Narkoba Terjaring

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+