Kamis, 31 Juli 2025 - 11:10:32 WIB

1,8 Kg Emas Oplosan Disita

Polres Bengkalis Ungkap Kasus Pemalsuan Emas di Toko Mas Samudra

BENGKALIS (Riaupunya.com) -- Jajaran Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus tindak pidana pemalsuan emas dan penipuan yang dilakukan oleh seorang pedagang di Toko Mas Samudra, Pasar Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Seorang pelaku berinisial MI alias Da’id (48) berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa emas palsu.

Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan membenarkan pengungkapan kasus tersebut saat dikonfirmasi, Kamis 31 Juli 2025.

“Benar, pelaku telah kami amankan setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan karena membeli perhiasan emas yang ternyata palsu. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku mengakui bahwa perhiasan yang dijual adalah perak yang disepuh menyerupai emas,” jelas AKBP Budi Setiawan.

Kasus ini terungkap berawal dari Laporan Seorang Mahasiswi bernama Qoddriyyah Andela Saputri (27), warga Desa Simpang Padang, melaporkan bahwa dirinya merasa ditipu setelah membeli dua gelang emas seberat total 6,94 gram seharga Rp4.164.000 dari Toko Mas Samudra.

Setibanya di rumah, korban menemukan kejanggalan pada perhiasan tersebut. Teksturnya lebih lunak, warna tidak cerah, dan tidak terdapat kode standar emas.

Mendapat laporan tersebut, Tim Resmob Polres Bengkalis segera melakukan penyelidikan ke lokasi.

Alat Penyepuh dan Emas Oplosan Diamankan

Setelah dilakukan interogasi di tempat, pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan alat yang digunakannya untuk menyepuh logam perak agar menyerupai emas murni. Polisi pun menyita sejumlah barang bukti berupa, 327 cincin (702,91 gram), 142 gelang (744,77 gram), 57 kalung (266,19 gram), 64 pasang anting (29,16 gram), 25 liontin (49,84 gram), selain itu cairan kimia, tawas, alat penyepuh logam, timbangan digital, kalkulator, struk bank, uang tunai Rp7,9 juta. Dan dokumen kwitansi dan perlengkapan toko lainnya

“Total berat emas oplosan yang kami sita mencapai lebih dari 1,8 kilogram. Semua barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyidikan,” terang Kapolres.

Saat ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Bengkalis. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa korban dan saksi-saksi, serta mengamankan seluruh barang bukti.

“Kasus ini akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pelaku dijerat dengan Pasal 263 dan/atau 378 KUHP tentang pemalsuan dan penipuan, dengan ancaman pidana penjara hingga 6 tahun. Kami juga telah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum,” tambah Kapolres.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa Toko Mas Samudra telah beroperasi sejak tahun 2021.

“Toko emas ini telah beroperasi selama empat tahun sejak 2021. Kami masih mendalami kasus ini karena diduga jumlah korban akan terus bertambah. Kerugian ditaksir mencapai ratusan. Kami mengimbau masyarakat yang pernah membeli emas di toko tersebut untuk segera melapor ke Polres Bengkalis atau Polsek Mandau,” tegas AKBP Budi Setiawan.

Polres Bengkalis mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam melakukan transaksi pembelian emas. Jika menemukan adanya kejanggalan atau kecurigaan terhadap barang yang dibeli, masyarakat diminta segera melaporkan ke pihak berwajib. (AP)

Berita terkini

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersebab hal ini, Ketua PPS Dibui 3 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di KPK, ini Tuntutan Aktivis Lingkungan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

12 Tahun Bui Vonis Untuk Dua Pengeroyok Guru YAS Bandung

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketahuan, Penculik Anak Pura-Pura Zikir di Masjid

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Antik 2017, 237 Penyalahgunaan Narkoba Terjaring

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua KPK Sebut akan ada Tersangka Baru Kasus e-KTP

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPK Kembali Periksa Politikus PKB Sebagai Tersangka

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial