Inventarisasi Potensi Zakat Tiap Kecamatan, BAZNAS Rokan Hulu Kejar Target Distribusi Zakat 19 Miliar
H. Baihaqi Adhdhuha, Lc, MH, Ketua BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 23 Februari 2026.
ROKAN HULU -- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu, sebuah organisasi tanpa profit yang mengelola penerimaan dan penyaluran zakat fitrah serta bantuan kemanusiaan lainnya, saat ini sedang menjalankan tugas penting yaitu mengejar target distribusi zakat fitrah dan bantuan lainnya dengan total mencapai 19 miliar rupiah.
Hal ini bukanlah hal yang gampang, mengingat banyaknya saluran penerimaan zakat lain yang ada di negeri seribu suluk, baik melalui lembaga serupa maupun badan kemakmuran masjid (BKM) yang tersedia.
Namun, Ketua BAZNAS Rokan Hulu H Baihaqi Adhdhuha Lc MH, optimis bahwa penerapan strategi yang tepat di lapangan akan mampu meningkatkan penerimaan zakat, baik dari individu maupun perusahaan, untuk memastikan distribusi yang tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu secara keseluruhan.
Saat ditemui di sela aktivitasnya setelah sholat dzuhur, di kantor BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, yang terletak di Mesjid Agung Islamic Centre, Baihaqi menyatakan bahwa BAZNAS telah mempermudah setiap orang atau perusahaan yang memiliki kewajiban untuk membayar zakat, yang dikenal dengan sebutan Muzakki, untuk memberikan zakat dari penghasilannya.
"Dengan mengikuti perkembangan global, BAZNAS kini menerima zakat melalui sistem transfer, di mana ini akan memudahkan pelayanan, dan transparansi serta akuntabilitas dana akan lebih terjaga," kata Baihaqi.
Eks politisi yang pernah berkiprah di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, juga memberikan value bagi Muzakki yang berasal dari Corporate dalam menunaikan zakat penghasilan nya.
"Bagi individu yang berasal dari Corporate yang telah menunaikan zakat penghasilan nya melalui BAZNAS, setiap resi zakat yang ditunaikan, nantinya akan terintegrasi dengan sistem, yang dapat mengurangi nilai dalam faktur PPh 21 atau pajak penghasilan setiap individu," terang Baihaqi lagi.
Pria yang pernah menjadi anggota DPRD Rokan Hulu dua periode ini juga menerangkan mekanisme yang terjadi di lapangan, yang di yakini dapat meningkatkan potensi dan penerimaan zakat yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.
"Jadi untuk pemetaan, BAZNAS Rokan Hulu melakukan inventarisasi di setiap kecamatan, guna mengetahui potensi penerimaan zakat, khususnya di daerah potensial, misalnya banyak terdapat perusahaan kelapa sawit (PKS)," terang Baihaqi.
Pria yang sudah 4 (empat) tahun menjadi Ketua BAZNAS Kabupaten Rokan hulu ini menambahkan, BAZNAS telah membuat Unit Penerimaan Zakat (UPZ) di tiap kecamatan guna mempermudah proses penerimaan.
Dengan cara kerja yang sistematis, serta transparansi yang tak perlu diragukan lagi, Baihaqi bersama struktur pengurus lainnya di BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu pun optimis, dapat mengejar target distribusi zakat fitrah dan bantuan lainnya.
"Apalagi saat ini dalam kondisi di bulan Ramadhan, yang mana merupakan momentum yang sangat baik bagi kita semua, khususnya yang ada di Rokan Hulu untuk berbuat kebaikan dan menyalurkan kewajiban sebagai umat muslim," pungkasnya. (rls/lim)





























































