Rabu, 24 November 2021 - 09:35:12 WIB

PWI Riau Gelar Diklat Jurnalisme Anti Hoax dan Fake News

RIAUPUNYA.COM -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau kembali menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk wartawan.

Diklat bertajuk Jurnalisme Anti Hoax dan Fake News Serta Perlindungan Wartawan Berdasarkan UU Pers dan UU ITE yang disupport penuh oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) ini akan diselenggarakan secara luring dan daring pada hari Jumat 26 Nopember 2021 mulai pukul 14.00 WIB siang hingga 22.00 WIB malam.

Untuk luring atau tatap muka, diklat wartawan akan diselenggarakan di Balairung Datuk Empatsuku Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak.

Ketua PWI Riau H Zulmansyah Sekedang SSos menyampaikan, sedangkan untuk peserta daring atau online, dipersilakan mendaftarkan diri melalui link https://bit.ly/3cCl37wdengan cara mengisi kolom nama sesuai dengan KTP agar tidak terjadi kesalahan pengisian e-Sertifikat. Selanjutnya, pastikan nomor ponsel terintegrasi dengan WhatsApp, pastikan e-mail yang didaftar masih aktif, pastikan data yang dimasukkan sudah benar sebelum mengirim formulir.

"Setiap calon peserta hanya berkesempatan mengisi formulir satu kali," jelas Zulmansyah.

Pada diklat terakhir yang diselenggarakan PWI Riau di 2021 ini, tampil sebagai narasumber atau instruktur pada sesi I adalah Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun, Ketua Advokasi/Pembelaan Wartawan PWI Pusat Octap Riady dan Direktur LBH Pers Ade Wahyudin. Sedangkan pada sesi II, ada ada 4 Panel Dewan Kehormatan yang akan menjadi narasumber yakni Dheni Kurnia, Fendri Jaswir, Zufra Irwan dan Kazzaini Ks.

"Untuk sesi I, diklat dimulai pukul 14.00 WIB siang hingga 18.00 WIB sore. Sedangkan sesi II dimulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB malam," sebut Zulmansyah sembari berharap kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius.

Karena, dengan tajuk Jurnalisme Anti Hoax dan Perlindungan Wartawan Berdasarkan UU Pers dan UU ITE, akan menjadi rambu-rambu dalam menjalankan kegiatan jurnalistik. Sehingga bisa terhindar dari perkara hukum atau sengketa pers.

"Mari kita ikuti diklat ini dengan serius. Karena pada diklat terakhir yang kita selenggarakan tahun ini tajuk yang diusung akan menjadi rambu-rambu bagi kita dalam menulis suatu berita. Artinya, jangan sampai berita yang ditulis itu masuk kategori hoax," imbau Zulmansyah seraya menginfokan, pada diklat ini setiap peserta berkesempatan meraih kuiz dan doorprize uang tunai dengan total hadiah Rp5 juta. (rls)

Berita terkini

Lantik Kepala SMP Islam YLPI Riau, Ini Harapan Ketum YLPI Riau

Selasa, 16 November 2021 - 18:55:01 WIB

PHP2D BEM Unilak Taja Diakusi Internasional

Minggu, 14 November 2021 - 07:30:54 WIB

SBM ITB Gelar “Ganesha Business Festival 2021”

Rabu, 21 April 2021 - 10:55:28 WIB

Diresmikan Wakil Rektor I, FKIP Unilak Dirikan UGS

Kamis, 18 Maret 2021 - 12:25:05 WIB

91 Peserta Ikuti Diklatsar Kokam Pemuda Muhammadiyah Riau

Jumat, 19 Februari 2021 - 08:10:33 WIB

Muslimawati: GOP TKI Wadah Staregis Majukan SDM Kampar

Jumat, 23 Oktober 2020 - 18:45:33 WIB

Polkam Kampar Wisuda 24 Mahasiswa Secara Virtual

Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:14:05 WIB

Demokrat Bengkalis Sediakan Wifi Gratis untuk Pelajar 

Jumat, 09 Oktober 2020 - 15:44:22 WIB

Kasmarni : Honor Guru Madrasah Disetarakan Dengan Sekolah Umum 

Selasa, 15 September 2020 - 11:07:11 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Babinsa Dampingi Warga Vakisnasi  Lansia ke Puskesmas 

Babinsa Dampingi Warga Vakisnasi  Lansia ke Puskesmas 

Minggu, 28 November 2021 - 11:13:19 WIB
23 Paguyuban Telah Nyatakan Bergabung, PPJR Dideklarasikan

23 Paguyuban Telah Nyatakan Bergabung, PPJR Dideklarasikan

Minggu, 28 November 2021 - 00:00:15 WIB