Selasa, 26 Januari 2021 - 13:00:47 WIB

Perkuat Literasi di Tanah Melayu, ini yang dilakukan Perpusnas RI di Provinsi Riau

Riaupunya.com -- Mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Riau, Kepala perpustakaan nasional Republik Indonesia, Drs. M.Syarif Bando.MM melakukan penandatanganan kerjasama dengan pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah kota Pekanbaru, dan sejumlah perguruan tinggi di Riau di aula Perpustakaan Universitas Lancang Kuning (Unilak), Selasa 26 Januari 2021.

Selain itu, kunjungan kerja dalam rangka peningkatan indeks literasi masyarakat tersebut akan dilanjutkan dengan gelaran webinar nasional dengan peserta lebih dari 5000 orang se Indonesia, dengan mengangkat tema penguatan sisi hulu dan hilir budaya baca guna peningkatan indeks literasi masyarakat Indonesia dan disiarkan secara live di kanal YouTube dan zoom.

Sebelum pelaksanaan webinar dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kepala Perpustakaan Nasional Drs, Muhammad Syarif Bando MM, dengan pemerintah provinsi Riau yang diwakili oleh PLH sekda Drs.Masrul Kasmi,kemudian dengan walikota Pekanbaru Dr.Firdaus ST.MT dan 15 perguruan tinggi.

15 perguruan yang melakukan kerjasama yaitu, Universitas Lancang Kuning, Universitas Islam Riau, Universitas Riau, Universitas Muhamadiyah Riau, Universitas Pasir Pengaraian, Universitas Islam Indragiri, politeknik Caltex Riau, Universitas Abdur Rab, STIKES Payung Negeri, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, STIE Bankinang, STIE Syari'ah Kabupaten Bengkalis, STAIN Bengkalis, Politeknik Negeri Bengkalis, dan Akademi Kebidanan Husada Gemilang Inhil.

Plh Sekretaris Daearah (Sekda) Riau Drs H. Masrul Kasmy MSi, saat membuka kegiatan webinar mengatakan kiprah perpustkaan nasional dalam roda pembangunan saat ini sudah mulai terlihat, ini juga didukung pemerintah dengan menyiapkan anggaran yang tidak sedikit untuk penguatan keberadaannya.

"Bangsa yang maju tidak hanya dibangun melalui sumber daya alam yang berlimpah, menciptakan dan melakukan penguatan literasi bagi masyarakat jauh lebih penting, sehingga masyatakat suatu bangsa bisa memiliki karakter yang kuat dalam membangun bangsanya," ujar Masrul.

Dipilihnya Provinsi Riau sebagai penyelenggara kegiatan yang pertama kalinya ditahun ini merupakan prestasi Riau, dimana menjadi satu-satunya provinsi, kabupaten/kota, serta perguruan tinggi di Indonesia yang hari ini dilakukan MoU-nya oleh Perpusnas. Ia berharap momen tersebut bisa menjadi daya bangkit literasi di Bumi Melayu Lancang Kuning.

"Kita tentunya berharap momentum ini bisa dijadikan penyemangat bagi penggerak literasi di Provinsi Riau untuk bisa terus memberikan dan mengajak masyarakat untuk mau dan giat membaca," ungkapnya.

Kepala Perpustakaan Nasional Drs, Muhammad Syarif Bando, MM, gedung perpustakaan di Indragiri Hilir dengan anggaran sebesar Rp 10 Miliar. "Mudah-mudahan keberadaan gedung perpustakaan itu nantinya akan semakin meningkatkan literasi didaerah kita," ujarnya.

Dia juga menegaskan kalau penandatanganan nota kesepahaman merupakan wujud komitmen bersama dari berbagai pihak dalam mendukung visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam RPJMN tahun 2020-2024.

"Siapapun kita, baik eksekutif, legislatif yudikatif hingga masyarakat sesuai yang tertuang didalam mukaddiman UUD 1945 bahwa memiliki tugas mencerdaskan anak bangsa, mengantarkan mereka ke masa depan lebih layak untuk menuju masyarakat yang adil dan makmur," ujarnya.

Namun hal tersebut harus terhalang oleh masalah rendahnya minat baca masyarakat yang berdampak pada rendahnya literasi masyarakat. Dimana hal itu juga menjadi penyebab Indonesia seringkali berada di peringkat bawah dalam berbagai indeks persaingan global.

Masalah tersebut menurutnya masalah nyata yang muncul pada sisi hilir dalam budaya gemar membaca di tanah air. Adapun yang menjadi persoalan di sisi hulu, yakni bagaimana peran negara dan pemerintah dalam regulasi, anggaran serta menyediakan jumlah buku yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Dahsyatnya sebuah buku, siapa membaca buku, dia sebenarnya telah membangun puing-puing peradaban serta siapa yang menulis buku, dia telah mendaftarkan keabadian namanya dalam suatu zaman tiada akhir," tutupnya.

Sementara, Rektor Unilak Dr.Junaidi diawal sambutanya menyampaikan terimkasih kepada pihak perpustakaan Nasional yang telah mempercayaai Unilak sebagai tuan rumah kegiatan ini.

"Dan dalam kegiatan ini kita menerpakan protokol kesehatan, sehingga jumlah undangan yang berada di dalam ruangan dibatasi. Jadi kami mohon maaf kalau ada bapak/ibuk yang harus menunggu diluar pembukaan acara kita hari ini," ujar Rektor. (lan)

Berita terkini

Muslimawati: GOP TKI Wadah Staregis Majukan SDM Kampar

Jumat, 23 Oktober 2020 - 18:45:33 WIB

Polkam Kampar Wisuda 24 Mahasiswa Secara Virtual

Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:14:05 WIB

Demokrat Bengkalis Sediakan Wifi Gratis untuk Pelajar 

Jumat, 09 Oktober 2020 - 15:44:22 WIB

Kasmarni : Honor Guru Madrasah Disetarakan Dengan Sekolah Umum 

Selasa, 15 September 2020 - 11:07:11 WIB

Semangat Meningkat Pacu Terlaksananya Pengembangan Riset

Kamis, 12 Maret 2020 - 23:20:48 WIB

Ini Harapan Rektor di Usia 22 Fakultas Kehutanan Unilak

Jumat, 13 Maret 2020 - 15:35:57 WIB
Se Sumatra

BEM Fakultas Hukum Unilak Gelar Lomba Debat

Kamis, 12 Maret 2020 - 13:40:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Advertorial

Religi

Tata Cara dan Doa Wudu yang Benar sesuai Tuntunan Rasul 

Tata Cara dan Doa Wudu yang Benar sesuai Tuntunan Rasul 

Jumat, 06 November 2020 - 11:19:16 WIB
360 Jamaah Umroh Indonesia Berangkat ke Arah Saudi

360 Jamaah Umroh Indonesia Berangkat ke Arah Saudi

Senin, 02 November 2020 - 09:57:02 WIB
Alquran Sebagai Obat Penyakit Hati

Alquran Sebagai Obat Penyakit Hati

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 06:18:30 WIB