Rabu, 16 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Lima Pola Pikir Yang Harus Dihindari

Ilustrasi

ADA lima pola pikir yang harus ditolak dan dihindari oleh umat Islam, yaitu pola pikir al-intihār, al-inbihār, al-ijtirār, al-inhisār dan al-ightirār. Berikut penjelasannya:

1. Pola pikir (bunuh diri demi mengalahkan lawan). Orang yang memiliki cara berpikir ini mudah mengafirkan orang lain demi menunjukkan diri dan menjaga eksistensi.

2. Pola pikir (terpesona dengan orang lain). Orang yang memiliki cara berpikir ini tidak menggunakan sumber-sumber hukum syariat dan tidak lagi bangga dengan peradaban Islam, karena ia telah terpesona oleh sihir peradaban lain, baik dalam hal negatif atau positifnya.

Setiap hari kita dapat melihat orang yang memiliki pola pikir ini selalu berusaha mengingkari kaidah bahasa Arab, hukum-hukumnya, mengingkari kesepakatan para fuqahā’ dan ulama umat Islam sepanjang sejarah. Ia gemar melontarkan pendapat yang bisa merusak identitas dan menjauhkan karakternya sebagai seorang muslim, demi membangun karakter barunya sebagai penganut sekularisme dan globalisasi peradaban baru yang menyihirnya.

3. Pola pikir (menutup diri dari dunia). Orang yang berpikir dengan cara ini memilih untuk melarikan diri dari realitas kehidupan zamannya, dan berlindung di balik mimpi, khayalan dan ilusinya. Hal ini mirip dengan keadaan orang yang melarikan diri dari medan jihad.

Syariat Islam sangat menolak pola pikir ini, karena Islam mengajak pemeluknya untuk hidup bersama masyarakat, melakukan interaksi dengan manusia dan ikut serta memakmurkan dunia. Allah berfirman: “Bersabarlah dengan baik” (QS. Yusuf: 18). Dan Rasulullah bersabda: “Seorang mukmin yang bergaul dengan masyarakat dan bersabar atas gangguan mereka itu lebih baik dari yang tidak bergaul dan tidak bersabar”. (HR. al-Tirmidzi).

4. Pola pikir (mengurung diri pada masa lalu). Orang yang berpikir dengan cara ini ditawan oleh semua pembahasan yang ia dapatkan pada khazanah ilmu Islam klasik (turāts), tanpa mau membentuk cara berpikirnya untuk dapat berijtihad. Ia seolah-olah hidup jauh dari realitas zamannya sendiri.

Cara ideal mengobati pola pikir ini adalah dengan memahami berbagai manhaj turāts yang telah dibangun oleh ulama dan fuqahā’ agar kita mampu berjalan pada jalan lurus mereka, sehingga kita mampu berijtihad sesuai kondisi zaman kita, memperbarui pembahasan mereka agar sesuai realitas modern, dan membuat korelasi yang dinamis antara berbagai unsur yang bisa memengaruhi cara pikir dan karakter ilmiah modern.

5. Pola pikir (terperdaya oleh diri sendiri). Pola pikir ini adalah cara pikir orang yang bukan ahli pada sebuah bidang ilmu, karena ia terperdaya oleh derajat pengetahuan yang ia anggap telah mencapai puncak spesialisasi ilmu, sehingga ia merasa bisa mandiri dan tidak perlu lagi belajar atau menimba pengalaman dari para ahli dan ulama yang telah menguasai ilmu ini sesuai unsur sistem pendidikan lengkap, yaitu: pelajar, pengajar, kitab, manhaj dan lingkungan ilmiah.

Lima unsur penting ini pun tidak bisa terlepas dari faktor bakat alami, seperti kesiapan, kecerdasan dalam menghubungkan pengetahuan dengan objektif, kemauan kuat yang mendorongnya untuk mencurahkan seluruh kemampuannya agar terus berada di jalan ini, menggali pengetahuan dan mendalami ilmu yang telah ia jadikan fokus pendidikannya.

Spesialisasi ilmiah membuat sang pencari ilmu memiliki naluri ilmu dan kode etik ilmiahnya, serta dapat mengoptimalkan bakat dan kemampuannya.
Spesialisai ilmiah dengan cara mempelajari dan menyelami ilmu dalam waktu yang lama menjadikannya layak dan mampu menerapkan nya pada realitas dengan sempurna.

Pola pikir ini (al-Ightirār) adalah pola pikir yang PALING BERBAHAYA, karena ia menipu. Sehingga pemilik cara pikir ini mengira ia telah mendapatkan ilmu syariat, padahal ia masih belum menyempurnakan alat-alat yang membuatnya layak untuk sampai pada derajat ulama pembaharu (turāts agar sesuai dengan zaman modern ini).

*Maulana Syaikh Ali Jum’ah
(Tārīkh Ushūl al-Fiqh, hal: 135-137)

Berita terkini

Bagian VI

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Rabu, 16 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian V

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Selasa, 15 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian IV

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Senin, 14 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Oleh: Dina Prananingrum, ST

Jejak Perempuan Era Rasulullah

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian III

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:00:00 WIB
Bagian II

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Sabtu, 12 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Jumat, 11 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Anak Pendiri UIR Meninggal Dunia

Jumat, 06 April 2018 - 00:00:00 WIB

Zulaikhah Wardan Hadiri Isra Miraj di Desa Nusantara Jaya

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Jemaah Umroh Diminta Jangan Kebanyakan Selfi

Jumat, 16 Februari 2018 - 00:00:00 WIB

Ansor dan Banser Jemput Rombongan PWNU Riau

Kamis, 11 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

DPD RI Usulkan Kuota Haji Tahun 2018 Ditambah

Selasa, 17 Oktober 2017 - 00:00:00 WIB

Pers Diminta Terus Menyuarakan Tentang Pentingnya Kerukunan

Senin, 11 September 2017 - 00:00:00 WIB

Masjid Agung Istiqomah Kembali akan Menggelar Iktikab

Selasa, 08 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Pengurus DMI Kabupaten Bengkalis terbentuk

Selasa, 08 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Empat JCH Rohil Ditunda Keberangkatan ke Tanah Suci

Selasa, 08 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Pesan Aras Mulyadi Kepada JCH asal UR

Rabu, 26 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Pekanbaru Sudah 75 Persen

Kamis, 20 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Lepaskan 27 Grup Pawai Takbir

Senin, 26 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

UR Berbagi dengan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Selasa, 20 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

FK RT dan RW Meranti Pandak Taja Buka Puasa Bersama

Senin, 12 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Wardan Hadiri Buka Puasa Bersama KKIH Jakarta

Minggu, 04 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Polres Bengkalis Gelar Kegiatan Pesantren Kilat

Minggu, 04 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Ade Hartati Berangkatkan Anggota Tim Tirai Umroh

Selasa, 30 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

SDIT Az-Zuhra Cipta Karya Santuni Anak Yatim

Rabu, 24 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

42 Siswa SMPIT Inayah Wisuda Hafidz Qur'an

Jumat, 12 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Irwan Ajak Masyarakat Menyumbang Bangun Masjid

Selasa, 25 April 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+