Rabu, 10 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Seperti ini Kondisi Novel Baswedan Setelah Hampir Sebulan di Singapura

Penyidik KPK, Novel Baswedan (foto: Okezone)

Riaupunya.com -- Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan hampir sebulan dirawat intensif di sebuah rumah sakit di Singapura, usai diteror air keras oleh orang tidak dikenal pada, 11 April 2017, lalu.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membeberkan kondisi terkini ‎Novel Baswedan setelah dirawat selama 29 hari di rumah sakit. Menurut Febri, ada perkembangan yang signifikan terhadap dua mata Novel Baswedan.

"Setelah menjalani serangkaian pengobatan dan perawatan intensif di Singapura, terdapat sejumlah perkembangan," kata Febri di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, seperti dilansir okezone.com, Rabu 10 Mei 2017.

Meski terdapat perkembangan yang signifikan, ditambahkan Febri, Novel masih harus menjalani serangkaian test untuk kedua matanya agar benar-benar pulih total.

"Hari ini dilakukan pengetesan membaca huruf dan angka di tembok. Mata kiri hanya bisa melihat huruf dengan ukuran terbesar di bagian paling atas. Namun mata kanan sudah lebih maju, bisa melihat hingga yang terkecil," paparnya.

Bukan hanya itu, kata Febri, tim dokter juga melakukan kegiatan observasi kedua mata Novel dengan menggunakan alat. Hasilnya, mata kanan Novel cukup bagus, serta ada pertumbuhan selaput kornea.

"Sedangkan mata kiri yang lebih banyak terpapar cairan air keras tersebut, tekanan mata lebih tinggi, penumpukan kalsium stagnan, dan pembuluh darah sekiling bola mata yang berfungsi hanya samping kiri," tutupnya.

Sekadar informasi, Novel Baswedan mendapatkan teror penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal usai solat subuh di sebuah Masjid di kawasan rum‎ahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa, 11 April 2017, lalu.

Akibatnya, Novel mengalami luka cukup serius dibagian matanya hingga harus dirawat intensif di rumah sakit di Singapura setelah sempat menjalani pengobatan di rumah sakit di Jakarta.***

Berita terkini

Ibu-ibu ini Bagikan Makanan Gratis di Aksi Simpatik 55

Jumat, 05 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Pabrik Kerupuk di Duri Ludes Dilalap Sijago Merah

Jumat, 05 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Terjadi Kemacetan Parah di Malioboro, ini Pemicunya

Rabu, 03 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

KPK Periksa Keponakan Novanto Terkait Kasus e-KTP

Rabu, 03 Mei 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Penilaian Fadli Zon Terhadap Jaksa Agung

Jumat, 28 April 2017 - 00:00:00 WIB

Kota Bandung Kembali di Landa Hujan Es

Minggu, 23 April 2017 - 00:00:00 WIB

PS Ditutup, Satpol PP Bengkalis tak Bernyali Tutup Gelper

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

BC Bengkalis Amankan 125 Slop Rokok Impor

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di Kejati Riau, ini Tuntutan GMPP

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Benarkah Pelaku Teror ke Novel Baswedan Orang Bayaran?

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Kode ini yang Digunakan Handang ke Ajudan Dirjen Pajak

Rabu, 12 April 2017 - 00:00:00 WIB

Novel Baswedan Akan Dipindahkan ke RS Singapura

Rabu, 12 April 2017 - 00:00:00 WIB

Terkait OTT Pungli di Dinas PU, ini Kata Dewan Pekanbaru

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Teror Novel, ini Perintah Wakapolri Kepada Polda Metro

Selasa, 11 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ternyata Bayu Santoso Dihujani 20 Tusukan oleh Tersangka

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Pendaki Gunung Gede Kehabisan Logistik

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Karena hal ini Warga Ponorogo Diminta tak Kembali ke Rumah

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

IRT di Bengkalis jadi Korban Jambret

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Permintaan Mensos Terhadap Korban Longsor Ponorogo

Minggu, 02 April 2017 - 00:00:00 WIB

Akhir Jejak Pelaku Pungli IMB 1 Miliar Rupiah di Bekasi

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Ringkus Oknum PNS di Bengkalis, Ini Kasusnya

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Lima Tuntutan Massa Aksi 313

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Menggunakan Air Mineral, Peserta 313 Diduga Diracun OTK

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+