Selasa, 25 April 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Pekanbaru Sayangkan Keterlambatan Pembangunan Pasar Ramayana

Tengku Azwendi Fajri

Riaupunya.com -- Keluhan pedagang atas tidak jelasnya kelanjutan pembangunan pasar Ramayana atau lebi dikenal dengan plaza sukaramai pasca terbakar, akhirnya membuat Komisi II DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat kerja dengan pihak pengelola dalam hal ini PT Makmur Papan Permata.

Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri ketika dikonfirmasi seusai hearing meyayangkan lambannya pembangunan pasar ramayana pasca terbakar dan kurangnya sosialiasi dari pihak pengelola terkait konsep pembangunan pasar.

"Pastinya sangat kami sayangkan kenapa setelah setahun terbakar baru direncanakan dibagun sekarang, tapi sebelum dimulai tentunya ada sosialisasi juga, pemaparan seperti apa perencanaannya seperti apa Makanya kami panggil rapat hari ini," ujar Azwendi kepada wartawan, seperti dilansir riauaktual.com, Selasa 25 April 2017.

Namun, dikatakan poltisi Demokrat ini, Komisi II berencana akan menjadwal rapat kembali dengan pihak pengelola karena rapat hari belum tuntas dibahas, termasuk meminta data kajian kontruksi bagunan dan DED nya seperti apa.

"Jadi hari ini belum selesai, kami akan agendakan rapat ulang. Karena menurut pemaparan pihak pengelola kita dengar rencananya juga ada pengembangan, nah pengembangan ini apakah sudah cocok dan tepat dan kami pengen tahu lebih dalam lagi, dan mereka menyanggupi segala adminiastri dan kajian-kajian yang diperlukan dan disampaikan kepada komisi IIdalam pertemuan berikutnya," jelasnya.

Disamping itu, Azwendi juga sangat menyayangkan rencana adendum oleh pemerintah Kota Pekanbaru yang saat ini belum diketahui oleh pihaknya di DPRD Kota Pekanbaru.

"Rencananya terjadi adendum tapi kami tidak mengetahui secara pasti, seharusnya OPD terkait sudah memberi tau kami, bahwa adanya rencana adendum tersebut, kajian-kajiannya, alasanya seperti apa, tapi sangat disayangkan itu tidak terjadi, tentu ini teguran juga buat pemerintah kota untuk kedepan lebih proaktif kepada legislatif," ujarnya.

Sementara kepala cabang PT Makmur Papan Permata, Suryanto, mengungkapkan bahwasanya kelanjutan pembangunan pasar sukaramai sudah dilakukan, bahkan pembongkaran dan pembersihan puing-puing pasca kebakaran sudah dilakukan.

"Jadi tidak benar belum dilakuakan aktifitas pembangunan atau perbaikan. Pasar sukaramai ini bukan bangunan baru seperti tanah kosong yang memiliki tahapan pemagaran, pemancangan yang nampak. Itu semua tidak perlu, kalau kita masuk kedalam akan terlihat aktifitas pembenahan kita," tuturnya.

Dikatakan Suryanto lagi, pasar sukaramai memang akan diubah menjadi sebuah mal, namun izin usaha tetap perdagangan, mau disebut pusat grosir, pusat ritel, ataupun eceran hanya istilah. Makanya nanti pihaknya akan membuat ikonnya menjadi Sukaramai Trade Centre.

"Kita hanya merubah nama lokasi, tapi peruntukan tetap. Pasar ramayana atau sukaramai tetap dengan ciri khasnya sebagai pusat grosir dan eceran meskipun kedepan akan lebih dikenal dengan mal," ucapnya.

Sementara ketika disinggung terkait bahwasanya ada kabar wacana pembangunan hotel di kawasan tersebut nantinya, suryanto tidak menampik, namun itu bisa dilakukan paling tidak 3 atau 4 tahun kedepan.

"Pembangunan hotel tergantung kebetuhan kedepan, saat ini memang kita menyiapkan lahannya. Namun jadi apa tidak pembangunan hotel itu belum bisa kita pastikan. Saat ini kita fokus pembangunan area berdagang yang kita targetkan usai pada 2019 mendatang," pungkasnya.***

Berita terkini

Ibu dan Anak asal Pasir Pengarayan Terlantar di Rumbai

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Prediksi BMKG Tentang Cuaca di Riau saat Ramadhan

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

Bus Air Pekanbaru Belum Dioperasikan, ini Alasannya

Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

PWI Rohil Santuni Dua Panti Asuhan

Rabu, 19 April 2017 - 00:00:00 WIB

Serikat Media Siber Indonesia Riau Terbentuk

Selasa, 18 April 2017 - 00:00:00 WIB

AMSI Diminta Atur Etika Jurnalistik Media Siber

Selasa, 18 April 2017 - 00:00:00 WIB

Terbuang di Pantai, Sandal ini 'Disulap' Jadi Pohon

Senin, 17 April 2017 - 00:00:00 WIB

Safari Jurnalistik PWI Riau ke Dumai

Minggu, 16 April 2017 - 00:00:00 WIB

Keberadaan Dua Mobdin Dishub Riau Masih Misteri

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Gajah Liar di Riau Ditemukan dalam Kondisi Penuh Luka

Kamis, 13 April 2017 - 00:00:00 WIB

Bina Marga Janji Siak IV Dilanjutkan Mei

Senin, 10 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Pesan KPK Untuk Saldi Isra

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan: Gotong Royong Masal Digalakkan untuk Cegah DBD

Kamis, 06 April 2017 - 00:00:00 WIB

Sikat Gigi Massal di Tembilahan Diikuti 2000 Anak

Kamis, 06 April 2017 - 00:00:00 WIB

Tanam Perdana di Siak, Menuju Riau Swasembada Pangan

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Keren, Empat Ruas Tol ini Siap Digunakan Mudik Lebaran

Selasa, 04 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua DPRD Pekanbaru Sidak Plaza The Central

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Maret 2017, Riau Inflasi 0,27 Persen

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Bengkalis Wacanakan Pembentukan Satgas Narkoba Desa

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Sebaiknya yang Dilakukan Jika Digigit Ular

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersangka Kasus Bimtek Aparat Desa se-Rohul 2015 Mangkir

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pohon Tua di Jalan Protokol Pekanbaru Mulai Resahkan Warga

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+