Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Sebaiknya yang Dilakukan Jika Digigit Ular

Riaupunya.com -- Ular ada yang berbisa dan ada yang tidak. Ketika terkena bisa ular, bisa jadi berujung kematian lantaran ditangani secara salah. Yuk ketahui penanganan bisa ular yang salah sehingga berakibat kafatalan.

"Sering kali kita lihat kalau ada bagian tubuh yang digigit ular lalu disedot darahnya menggunakan mulut, lalu dibuang. Ini biasanya ada di film-film. Yang begini salah lho ya," ujar dr Tri Maharani MSi. Sp.EM, seorang ahli toksikologi gigitan ular, Jumat 31 Maret 2017.

Dengan menyedot darah, ucapnya, maka yang keluar hanyalah darah. Sementara bisa saja racun dari ular tidak ikut keluar. Ingat, pada fase awal, racun dari ular mengalir melalui kelenjar limfatik atau kelenjar getah bening. Mengingat sifatnya yang lunak dan tipis, maka dengan pergerakan otot bisa membuat racun ular menyebar ke seluruh tubuh.

Pertolongan pertama yang juga salah adalah dengan melukai bagian yang telah digigit ular dengan benda tajam seperti pisau atau silet, sehingga darah yang bersangkutan keluar lebih banyak. Ingat, jika tidak steril, penggunaan benda tajam untuk melukai kulit itu bisa bikin bahaya.

"Ada juga yang mengikat bagian yang dipatuk ular. Misalnya ketika kakinya yang kena, lalu kakinya diikat dengan tali atau kain. Ini tidak sesuai dengan rekomendasi WHO 2016," sambung perempuan yang akrab disapa dr Maha ini.

Lalu bagaimana pertolongan pertama pada gigitan ular yang benar? Menurut dr Maha, sebaiknya segera membuat bagian tubuh yang dipatuk ataupun digigit ular tidak bergerak. Caranya adalah dengan memberi kayu atau kardus, persis seperti memberi pertolongan pertama pada patah tulang.

"Dengan membuat posisi yang terpatuk ular tidak bergerak, maka menjaga bisa atau racun tidak menyebar sampai ke organ lain. Ini sangat efektif. Efektif untuk mencegah beredarnya racun tersebut di tubuh manusia," lanjut dr Maha.

Setelah mendapat pertolongan pertama, sebaiknya yang bersangkutan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

Sumber: Detik.com

Berita terkini

Tersangka Kasus Bimtek Aparat Desa se-Rohul 2015 Mangkir

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pohon Tua di Jalan Protokol Pekanbaru Mulai Resahkan Warga

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polres Bengkalis Ancam Panggil Paksa PT BRI

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Masyarakat Riau Kembali Bisa Belajar TIK Gratis

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Mediasi Suku Sakai dengan PT Ivo Mas Buntu

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

108 Tenaga Kerja Asing di Deportasi Imigrasi Bandung

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Asyik, KPM Pekanbaru Terima E-Voucher

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Napi Korupsi Bengkalis Bebas Medsos di LP

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan Minta Pemko Kembali Tinjau Izin Karaoke di Pekanbaru

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Meranti Himbau Warga Tertip Berlalu Lintas

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

ASN di Rohul Dilarang Menggunakan Elpiji Subsidi 3 Kg

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Wardan: Waspadai Karlahut dan Kebakaran Bangunan

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

35 Peserta Testing PWI Provinsi Riau Tidak Lulus

Rabu, 15 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

JK: Spanduk Bernada Provokatif Agar Dicopot

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sekda Pekanbaru kaget Kecamatan Rumbai Tertinggi HIV/AIDS

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Sanksi Sosial Wakil Rakyat yang Belum Tes Urin

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

BPBD Riau Sebut Pemberian Bantuan Banjir Sudah Merata

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Lima Biji-bijian ini Baik untuk Kesehatan Jantung

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Atasi Banjir, Pekanbaru Butuh Normalisasi Drainase

Minggu, 12 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KH Hasyim Muzadi Kembali Dirawat di RS Lavalette Malang

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+