Rabu, 12 Juni 2019 - 11:20:16 WIB

Banjir Landa Beberapa Wilayah

BPBD Kota Pekanbaru Sebut Belum Ada Warga yang Mengungsi

Riaupunya.com -- Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak Selasa malam hingga Rabu pagi mengakibatkan sejumlah wilayah dikota Bertuah mengalami banjir. Bahkan banjir terparah terjadi di pemukiman Kawasan Jalan Cipta Karya Ujung.

Hal tersebut juga menyebabkan akses transportasi dan kenyamanan masyarakat terganggu. Untuk itu diharapkan adanya solusi konkrit untuk persoalan banjir yang masih menjadi “pekerjaan rumah” pemerintah daerah.

Kekecewaan seperti diungkapkan Dewi (36). Wanita yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di salah satu sekolah swasta di Pekanbaru itu terpaksa menerobos banjir ditengah rintik hujan geirimis.

“Kalau sudah banjir begini jadi susah mau berangkat kerja. Bisa basah dan rawan kecelakaan juga,” kesal wanita yang tinggal di jalan Suka Karya itu, Rabu 12 Juni 2019.

Hal senada disampaikan Rabiah (26). Wanita yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga juga mengaku harus ekstra bersih-bersih saat banjir melanda.

Menurutnya, banjir seakan menjadi hal yang biasa saat Pekanbaru diguyur hujan. Untuk itu, harus ada perhatian ekstra dari pemerintah, agar persoalan banjir dapat segera tertangani.

Dari informasi yang diterima, ketinggian banjir dipemungkiman warga ini sekitar 30 cm. Sedangkan, untuk kawasan lainnya yang juga terkena banjir adalah Jalan Datuk Laksamana. Dimana, aliran Sungai Batak meluap hingga ke jalan raya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Burhan Gurning mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat banjir.

"Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi, meskipun demikian, kita tetap melakukan pemantauan dan antisipasi jika curah hujan masih tetap tinggi," ujarnya.

Menurutnya, saat ini personel BPBD Kota Pekanbaru sudah siaga. Mereka siap menyiagakan perahu karet, bila masyarakat butuh evakuasi.

"Mereka menyebar di Tampan, Rumbai, Tenayan Raya dan Payung Sekaki," jelasnya, Rabu12 Juni 2019.

Setidaknya ada empat tim yang dilakukan monitor di sejumlah titik. Tim melakukan monitor dengan sepeda motor. Ada empat motor yang melakukan pemantauan. (yan)

Berita terkini

Warga Jakarta Selatan Rasakan Fenomena Hujan Es

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Perkembangan Kasus Berkas Pilkada Hilang di MK

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersebab hal ini, Ketua PPS Dibui 3 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di KPK, ini Tuntutan Aktivis Lingkungan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

12 Tahun Bui Vonis Untuk Dua Pengeroyok Guru YAS Bandung

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketahuan, Penculik Anak Pura-Pura Zikir di Masjid

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Antik 2017, 237 Penyalahgunaan Narkoba Terjaring

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+