Rabu, 16 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Hut ke 72 RI, Desa Damai Lounching Website Resmi

Pejabat (Pj) Kepala desa Damai, Erdila Fitriyadi

Riaupunya.com --Sebagai konsekuensi dari diberlakukannya UU Desa, Pemerintah Desa kini dituntut untuk mempraktikkan keterbukaan informasi. Hal itu seperti dilakukan desa Damai, kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis. Bertepatan memperingati HUT Kemerdekaan ke -72 Republik Indonesia pada Kamis, 17 Agustus 2017,desa Damai, sekaligus lounching website resmi desa Damai.

“Iya, besok desa Damai semarakan Hari Ulang Tahun ke 72 RI sekaligus lounching website resmi desa Damai,” ungkap Pejabat (Pj) Kepala desa Damai, Erdila Fitriyadi kepadamedia iniRabu, 16 Agustus 2017.

Dikatakan pria disapa Dila ini, selain memeriahkan hari kemerdekaan ke- 72 RI yang sangat penting adalah kehadiran website desa damai ditengah tengah masyarakat khusus se-kabupaten Bengkalis karena dapat di akses untuk mengetahui program kerja desa bahkan yang berkaitan dengan masalah anggaran ada di desa Damai dapat dilihat.

“Bagi masyarakat khususnya desa Damai bersama sama untuk melakukan kontrol berjalannya roda pemerintahan desa dapat diakses melalui website resmi desa damaihttp://www.damai.desa.id/bahkan khusus untuk dikecamatan Bengkalis desa Damai pertama kalinyamenyediakan website resmi,”kata Dila.

Dijelaskannya, website ini dibuat dan dikembangkan untuk mengikuti tuntutan era globalisasi sehingga keberadaan Desa Damai dengan segala informasinya dapat diketahui masyarakat luas. Website ini juga dibuat sebagai upaya Desa Damai agar lebih terbuka dalam segala hal dan untuk mendorong masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pembangunan melalui peran serta masyarakat dan seluruh lembaga kemasyarakatan dalam menyampaikan informasi kegiatan yang dilakukan.

“Semoga melalui website ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk mewujudkan Visi Desa Damai, yaitu "Terwujudnya MasyarakatDesa Damai yang Cinta Damai, Hidup penuh Tanggungjawab dan Update akan Informasi ".katanya lagi.

Terakhirnya dikatakanya sebab UU Desa mengkonstruksi desa sebagai komunitas yang berpemerintahan sendiri (self governing community) yang berpegang pada asas demokrasi, dimana warga desa juga diberikan hak untuk turut memegang kendali atas penyelenggaraan pemerintahan tersebut.

“Keterbukaan informasi yang dipraktikkan oleh Pemerintah Desa dimaksudkan agar warga desa mengetahui berbagai informasi tentang kebijakan dan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang dijalankan. Melalui mekanisme ini maka akan terbangun akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa bebas dari tindakan korupsi,”kata Dila.(ap)

Berita terkini

Ini Pesan KPK Untuk Saldi Isra

Minggu, 09 April 2017 - 00:00:00 WIB

Dewan: Gotong Royong Masal Digalakkan untuk Cegah DBD

Kamis, 06 April 2017 - 00:00:00 WIB

Sikat Gigi Massal di Tembilahan Diikuti 2000 Anak

Kamis, 06 April 2017 - 00:00:00 WIB

Tanam Perdana di Siak, Menuju Riau Swasembada Pangan

Rabu, 05 April 2017 - 00:00:00 WIB

Keren, Empat Ruas Tol ini Siap Digunakan Mudik Lebaran

Selasa, 04 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua DPRD Pekanbaru Sidak Plaza The Central

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Maret 2017, Riau Inflasi 0,27 Persen

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Bengkalis Wacanakan Pembentukan Satgas Narkoba Desa

Senin, 03 April 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Sebaiknya yang Dilakukan Jika Digigit Ular

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersangka Kasus Bimtek Aparat Desa se-Rohul 2015 Mangkir

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pohon Tua di Jalan Protokol Pekanbaru Mulai Resahkan Warga

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polres Bengkalis Ancam Panggil Paksa PT BRI

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Masyarakat Riau Kembali Bisa Belajar TIK Gratis

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+