Senin, 05 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Penjelasan Kapolri Terkait Mutasi Kapolda Sumut

@foto internet

Riaupunya.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah isu yang beredar di media sosial mengenai pergantian Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza karena berkaitan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Dia mengatakan Rycko dimutasi menjadi Gubernur Akpol sebab untuk membenahi institusi pendidikan di ranah kepolisian itu.

"Bukan. Nggak ada. Polda Sumut sangat berprestasi di sana. Pak Rycko. Pak Rycko ini Adhi Makayasa, sangat bagus bekerja di Sumatera Utara tapi saya memerlukan pak Rycko utk menjadi Gubernur Akpol karena saya ingin memperbaiki Akpol," ujar Tito di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin 5 Juni 2017.

Isu mengenai mutasi Rycko itu berhembus di media sosial. Irjen Rycko dianggap memberikan kesan positif terhadap peserta Aksi Bela Islam yang digelar di Medan dan dihadiri oleh Habib Rizieq pada 28 Desember 2016.

Dari situ, kemudian muncul isu bahwa mutasi tersebut dilatarbelakangi oleh kehadiran Rycko di Aksi Bela Islam. Namun seperti disampaikan Tito di atas, isu tersebut dipastikan tidak benar.

Tito juga menerangkan bahwa Akpol merupakan institusi yang sangat penting sebab dianggap sebagai dapur pimpinan Polri. Dia berharap Rycko dapat melakukan upaya perbaikan pasca terjadinya insiden tewasnya seorang taruna yang diduga dipukul senior.

"Itu lah dapur pimpinan polri, calon pimpinan polri, tapi kemarin aya jujur saja agak menyesali peristiwa meninggalnya taruna yang diduga dipukul oleh seniornya," terangnya, seperti mengutip detik.com.

Selain itu, Tito juga mengungkapkan Gubernur Akpol sebelumnya Irjen Anas Yusuf memang benar dimutasi karena adanya insiden tewasnya taruna beberapa waktu lalu. Peristiwa pemukulan terhadap taruna ini merupakan sesuatu yang harus dihilangkan dalam tradisi pendidikan di institusi kepolisian.

"Saya pikir karena saya sama pengurus sudah saya ingatkan agar hentikan budaya pemukulan di Akpol karena ngga ada gunanya. Nanti habis mukulin juniornya dia keluar nanti mukulin tahanan, mukulin tersangka," ungkapnya.***

Berita terkini

Selundupkan Sabu 60 Kg, 3 WN Taiwan dan 1 WNI Divonis Mati

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tiga Rumah Digerus Longsor Akibat Luapan Sungai Citarum

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Lombok yang Dideportasi dari Jepang Tidak Terkait ISIS

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bukit Duri, Banjirmu Dulu dan Kini..

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dugaan Kriminalisasi, DPR Usulkan TPF

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BNPB: Korban Banjir Jakarta Hari Ini Capai 7.788 Jiwa

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Demokrat: SBY Tak Intervensi, Antasari Jangan Lempar Fitnah

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polda Bali Tetapkan Penyebar Video Munarman Sebagai Tersangka

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Dampingi Mahasiswi Swiss Korban Pemerkosaan di Bali

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Bengkalis Laporkan Kasus TTD Palsu Kepolisi

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gempa Bumi 5,2 SR Goncang Sumbawa

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Seorang Bayi Perempuan Ditemukan di Jalintim Inhu

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

TNI AU Benarkan Anggotanya Terlibat Pemukulan di Ujunggenteng

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+