Kamis, 20 April 2017 - 00:00:00 WIB

Wah, Hingga April 2017 Satpol PP Pekanbaru Telah Tertibkan 10 Tower Illegal

Riaupunya.com -- Diduga tidak memaliki izin, Badan Satpol PP Kota Pekanbaru kembali melakukan penyegelan tower telekomunikasi milik Smartfren yang berada di atas Ruko.

Kepala Badan Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, ketika ditemui, Kamis20 April 2017, mengatakan, dari Januari hingga saat ini Satpol PP sudah berhasil melakukan penyegelan terhadap 10 tower yang dIsinyali ilegal.

"Sebenarnya hari ini ada tiga tower yang akan disegel. Namun satu lagi batal disebabkan ruko tertutup. Jadi yang berhasil disegel hanya dua tower yang disegel,"ujarnya.

Zulfahmi menambahkan, penyegelan yang dilakukan ini atas dasar laporan dari masyarakat. Disamping itu adanya peraturan daerah (Perda) nomor 6 ‎tahun 2015 tentang pengendalian telekomunikasi di Kota Pekanbaru.

"Dari 10 tower yang sudah berhasil kita segel ini, terdiri dari beberapa provider jaringan telekomunikasi. Namun kebanyakan tower tersebut milik provider smartfren,"tambahnya.

Untuk tindakan selanjutnya kata Zulfahmi, pihaknya akan meminta pemilik untuk menunjukkan izin jika memang sudah berizin.

"Sebelum melakukan penyegelan, Kita telah melayangkan surat ‎pemanggilan kepada mereka. Bahkan sudah dua kali kita lakukan namun belum ada ditanggapi," kata dia, seperti dilansir gaungriau.com.

Ditanya seperti apa pengawasan pertumbuhan tower, Satpol PP sudah membentuk satu tim yang bertugas untuk mengawasi seluruh tower yang disegel, serta pertumbuhan tower baru.

"Bisa kita lepas jika yang bersangkutan telah mengurus segala perizinan menyangkut tower tersebut," ujarnya.

Pantauan di lapangan, tower-tower yang disegel Satpol PP berdiri di atas ruko yang sudah tua. Bahkan kondiai ruko ada yang sudah retak. Selain memperingati pemilik tower, ia juga mengingatkan warga agar tidak asal menerima tawaran pendirian tower di atas ruko.

"Jangan hanya terfokus uang saja, tapi keselamatan keluarga dan masyarakat terabaikan. Tower yang berdiri di atas bangunan sewaktu-waktu bisa tumbang karena kondisi bangunan tidak sekokoh diatas tanah ataupun lahan," imbuhnya.***

Berita terkini

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus DBD di Pekanbaru tak Terkendali, Ini Saran DPRD

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dikabarkan Mundur dari Freeport, Ini Jawaban Chappy Hakim

Sabtu, 18 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Resmikan Jaringan Irigasi, Ketua MPR Harap Petani Makmur

Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+