Sabtu, 21 Juni 2025 - 03:25:44 WIB

Cerpen Abdul Wahid

AKHIR PEKAN

KAMUmasuk jam berapa kuliahnya” tanya Sanu sambil melirih Della yang berjalan disampingnya

“Masih lama, nti jam sembilan, “ jawab Della tanpa menoleh ke Sanu.
“Berarti Aku duluan masuknya, waduh tinggal lima menit lagi ni” ujar Sanu sambil melihat jam tangan bututnya.
“Aku duluan ya nanti telat lagi, da….” Sanu berlari kecil menuju ruang kelasnya
Sanu dan Della mereka mahasiswa perguruan tinggi yang sama, namun fakultas dan tingkatnya berbeda. Sanu sudah tahun ketiga di fakultas sosial jurusan komunikasi, sedangkan Ayu baru tahun kedua fakultas Pendidikan dan Keguruan jurusan matematika.
Sudah setahun mereka jalan bareng menyusuri jalan dari tempat kos ke kampus, walau berasal dari daerah dan suku yang berbeda, namun itu tidak menghalangi mereka untuk mejalin asmara.
“Ngapain lari-lari Sanu, “ tegur Dasa teman satu kelasnya
“Hey sudah mau telat ni, Bu Ani judeskan,” sergah Sanu
“Walah… kasihan, begini ni kalau ga aktif di WAG kelas, Bu Ani telat tiga puluh menit masuknya, makanya jangan pacaran terus,” ujar Dasa sambil ketawa
Setelah sholat jumat di masjid kampus, sanu mengajak Della makan siang di kantin Mbak Ratmi
“ Habis makan Aku pulang kampung ya, tadi sudah pesan mobil travel,“ Sanu membuka pembicaraan sambil menikmati makannya
“Terus pulangnya kapan?” guman Della manja
“Senin sore, kan ga ada kuliah lagi hari senin, “
“Aih… lamanya…!” ujar Della dengan muka cemberut
Setiap pekan awal bulan Sanu pulang kampungnya, yang berjarak empat jam perjalanan darat dari kampusnya. Untuk membantu orang tuanya panen hasil kebun dan menjualnya ke pasar.
“Kamu ga kemana-mana kan?” tanya Sanu sembari menatap Dellah
“Yeee.. mau tau aja.”
“Okelah…”
mobil travel berlahan meninggalkan Kota tempat Sanu kuliah, tapi perjalanan pulangnya kali ini terasa berat, karena meninggalkan Della yang tidak rela melepasnya pergi…
Rupanya semua itu menjadi pertanda, Sanu pergi dan tidak kembali lagi ke kampusnya.. karena mobil travel yang ditumpangi mengalami kecelakaan, Sanu yang duduk dikursi sebelah sopir luka parah dan tidak tertolong nyawanya.
Della mengusap air mata, kenangan tiga tahun lalu terbayang lagi di pelupuk matanya, ya… setiap pekan awal bulan kenangan itu terus menghantui…
Dibukanya lagi pesan terakhir yang dikirim Sanu via WA..
Selamat Berakhir Pekan…
Jaga Kesehatan….
Jangan Nakal…..

Pekanbaru, 20 Juni 2025

Berita terkini

Cerpen… Abdul Wahid

MIMPI yang NYATA

Senin, 02 Juni 2025 - 03:00:53 WIB
Cerpen Abdul Wahid

Seratus Hari

Minggu, 26 Januari 2025 - 05:36:25 WIB

Awal Kiprah Morrissey: Dari The Smiths ke Karier Solo

Jumat, 17 Januari 2025 - 15:42:29 WIB
Cerpen Abdul Wahid

TILOK

Rabu, 01 Januari 2025 - 15:31:19 WIB
Cerpen Abdul Wahid

Malam Pertama dan Terakhir

Selasa, 26 November 2024 - 05:46:27 WIB

Eksistensi Forum Pemred SMSI dan Program Menjelang HPN

Kamis, 24 Oktober 2024 - 18:45:29 WIB
Cerpen

LEMBAYUNG SENJA

Sabtu, 07 September 2024 - 21:59:59 WIB
Cerpen

Merajuk

Minggu, 01 September 2024 - 05:38:09 WIB

Bupati Rohil Resmi Buka Festival Ekraf Kemilau Bagan

Jumat, 21 Juni 2024 - 10:40:34 WIB

Festival Siak Bermadah Masuk 110 Event Terbaik se-Indonesia

Senin, 29 Januari 2024 - 08:35:32 WIB

Buka Festival Pekan Budaya Siak, Ini kata Bupati Alfedri

Jumat, 20 Oktober 2023 - 23:25:15 WIB

OK Nizamil Jamil Bukukan kisah Permaisuri Raja Siak

Senin, 16 Oktober 2023 - 17:30:02 WIB

Bupati Alfedri Dukung Program Jaga Zapin

Senin, 11 September 2023 - 20:05:01 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+