Selasa, 19 Januari 2021 - 07:53:41 WIB

Kemenkes Soal Vaksinasi Lansia: Tanggungjawab RS dan Pasien 

RIAUPUNYA-- Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyatakan warga berusia 60 tahun yang mau divaksinasi harus menanggung sendiri efek samping yang ditimbulkan. Pihak rumah sakit juga harus bertanggung jawab jika ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Diketahui, kalangan yang bisa lebih dulu diberikan vaksin corona adalah mereka yang berusia 18-59 tahun.

"Kami sudah memberitahukan, di atas usia 60 tahun ditunda dulu, yang punya darah tinggi pada saat pengukuran ditunda," kata Nadia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (18/1).

"Namun juga diberikan tanda tangan persetujuan kan, kalau ada efek samping di luar kriteria itu, maka tanggung jawab Rumah Sakit dan individunya," tambahnya.


Nadia menjelaskan, untuk sementara ini pemerintah belum memberikan lampu hijau penggunaan Sinovac untuk usia diatas 60 tahun. Sebab, laporan uji klinis secara keseluruhan yang dilakukan Tim Fakultas Kedokteran Unpad di Bandung belum rampung.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejauh ini juga masih terus melakukan kajian dan uji klinis lanjutan tentang boleh tidaknya warga di atas 60 tahun menerima vaksin.

"Kriteria lansia masih kita tunda. Karena Sinovac kita masih tunggu data-data yang lengkap, kalau Indonesia masih menunggu uji klinis kan," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Vaksinasi dari BPOM Lucia Rizka Andalusia mengatakan hal serupa. Sejauh ini pihaknya masih terus mengkaji data pelaporan uji klinis Indonesia dan negara lain seperti Turki.

"BPOM belum menyetujui penggunaan vaksin untuk diatas 60 tahun," kata Lucia melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/1).

Pernyataan Nadia dan Lucia itu sekaligus merespons cuitan Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono melalui akun twitternya @drpriono1 pada Minggu (17/1) malam kemarin.


Pandu mengunggah sebuah video singkat berdurasi 42 detik yang memperlihatkan seorang pria berumur menerima suntikan. Dari keterangan unggahan Pandu itu, pria tersebut yakni Prof. dr. Suwandi Widjaja (77 tahun) yang tengah menerima suntikan vaksin Sinovac di RS Medistra.

"Sinovac bisa untuk lansia yang sehat. Seperti juga dilakukan di Turkey. Sinovac dianjurkan pada usia 18-59 tahun. Tak ada larangan diberikan pada usia 60+ sehat," cuit Pandu.

Saat dikonfirmasi ulang, Pandu pun mengaku sejauh ini Suwandi tidak mengalami efek samping kecuali mengantuk pasca vaksinasi.

Pandu lalu mendorong agar pemerintah bersedia memperhitungkan kembali kebijakan vaksinasi lansia, khususnya terhadap tenaga kesehatan dan tokoh publik yang berjasa untuk tanah air.

"Itu tenaga kesehatan dan pejabat publik senior banyak berusia 60 tahun ke atas. Negara belum memikirkan itu, nakes berisiko, ditambah usia 60 tahun ke atas berisiko, dan itu tidak ada yang memikirkan," pungkas Pandu.

Berita terkini

Menaker Klaim Telat Selesaikan RPP Tenaga Keja Asing

Selasa, 19 Januari 2021 - 07:52:53 WIB

YLBHI Nilai Perpres Ekstremisme Berpotensi Salah Tafsir 

Senin, 18 Januari 2021 - 09:30:22 WIB

DPR Sial Bentrok : Desak Investigasi sampai Panggil Kapolri 

Selasa, 08 Desember 2020 - 07:33:08 WIB

KPU Sebut Distribusi APD Pilkada Sudah 83 Persen 

Selasa, 08 Desember 2020 - 06:47:45 WIB

Plt PUPR Bengkalis Tinjau Proyek Jalan Gajah Mada Pinggir

Senin, 16 November 2020 - 19:02:48 WIB

Investasi Pemerintah di BUMN Tembus Rp2, 397 T 

Sabtu, 07 November 2020 - 10:25:32 WIB

Kemendagri Sebut Ada Pjs Gubernur Bak Timses  Pilkada 

Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:27:56 WIB

LIPI Bicara Soal Cairan yang Diduga  Bakar Kejagung

Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:18:36 WIB

Sri Mulyani Bidik Wakaf Milenial Melek Investasi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:16:40 WIB

Pemprov Riau Siapkan Penilaian Untuk ASN

Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:55:32 WIB

Aktivis: Buzzer Kini tak Efektif, Pemerintah Kerahkan Aparat

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:18:40 WIB

BLT Pekerja Gelombang II Cair Paling Lama Awal November 

Senin, 19 Oktober 2020 - 08:43:08 WIB

Saat Utusan Istana Bawa Pesan Omnibus Law ke PBNU dan MUI

Senin, 19 Oktober 2020 - 08:42:15 WIB

Mandau Tak Lagi Aman, Dua Pasien Corona Meninggal Hari Ini

Jumat, 16 Oktober 2020 - 00:18:15 WIB

Besok, Bengkalis Tes Swab Massal Sasar ASN PUPR  

Senin, 14 September 2020 - 01:10:48 WIB

Di Unilak, BPS Riau Sosialisasi Sensus Penduduk

Jumat, 28 Februari 2020 - 06:30:14 WIB

Di Unilak, BPS Riau Sosialisasi Sensus Penduduk

Jumat, 28 Februari 2020 - 06:30:14 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Religi

Unilak Gelar Peringatan Israj Miraj Secara Online

Unilak Gelar Peringatan Israj Miraj Secara Online

Sabtu, 13 Maret 2021 - 09:30:19 WIB
Tata Cara dan Doa Wudu yang Benar sesuai Tuntunan Rasul 

Tata Cara dan Doa Wudu yang Benar sesuai Tuntunan Rasul 

Jumat, 06 November 2020 - 11:19:16 WIB
360 Jamaah Umroh Indonesia Berangkat ke Arah Saudi

360 Jamaah Umroh Indonesia Berangkat ke Arah Saudi

Senin, 02 November 2020 - 09:57:02 WIB
Alquran Sebagai Obat Penyakit Hati

Alquran Sebagai Obat Penyakit Hati

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 06:18:30 WIB