Rabu, 28 Oktober 2020 - 08:27:56 WIB

Kemendagri Sebut Ada Pjs Gubernur Bak Timses  Pilkada 

RIAUPUNYA--Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik menyebut ada penjabat sementara (Pjs.) gubernur yang justru menjadi tim sukses paslon Pilkada 2020.

Akmal tak mengungkap Pjs yang dimaksud secara rinci. Namun, ia berkata ada laporan masyarakat soal ketidaknetralan pengganti sementara kepala daerah dalam pilkada kali ini.

"Banyak sekali aduan di daerah tertentu, 'Pjs. kok seperti menjadi tim sukses bagi sang gubernur?' Ini fakta-fakta di lapangan yang perlu jadi perhatian teman-teman Bawaslu," kata Akmal dalam diskusi daring yang disiarkan akun Youtube Kementerian PANRB, Selasa (27/10).


Akmal juga menyebut ada calon petahana yang mengajukan nama Pjs. Menurutnya, nama-nama yang diajukan itu sangat berpotensi tidak netral dalam pilkada.

Ia meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menyoroti kasus-kasus ini. Akmal bilang ada 141 orang Pjs. dan Pj. pada Pilkada 2020.

"Kehadiran Pjs. bisa dimanfaatkan teman-teman penyelenggara sebagai agen netralitas ASN. Tetapi ketika tidak diperhatikan dengan bail, akan jadi persoalan lain, akan jadi agen paslon tertentu," ucap dia.


Selain soal Pjs., Akmal juga mewanti-wanti keberadaan calon petahana. Ia menyebut ada kerawanan tinggi calon petahana mengerahkan ASN dan sumber daya pemerintahan.

"Yang harus diwaspadai 142 bupati dan 132 wakil bupati ini yang perlu diwaspadai potensi pelanggaran ASN," tuturnya.

Netralitas aparatur negara dalam pilkada diatur lewat pasal 71 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Pasal itu melarang aparatur untuk membuat berbagai bentuk kebijakan yang menguntungkan salah satu paslon.

Pelanggar aturan itu diganjar sanksi di pasal 188. Sanksi pidana penjara 1-6 bulan dan/atau denda Rp600 ribu-Rp6 juta bagi aparatur negara yang melanggar netralitas menanti aparatur negara yang tak netral.(CNNIndonesia/Wal)

Berita terkini

LIPI Bicara Soal Cairan yang Diduga  Bakar Kejagung

Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:18:36 WIB

Sri Mulyani Bidik Wakaf Milenial Melek Investasi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:16:40 WIB

Pemprov Riau Siapkan Penilaian Untuk ASN

Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:55:32 WIB

Aktivis: Buzzer Kini tak Efektif, Pemerintah Kerahkan Aparat

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:18:40 WIB

BLT Pekerja Gelombang II Cair Paling Lama Awal November 

Senin, 19 Oktober 2020 - 08:43:08 WIB

Saat Utusan Istana Bawa Pesan Omnibus Law ke PBNU dan MUI

Senin, 19 Oktober 2020 - 08:42:15 WIB

Mandau Tak Lagi Aman, Dua Pasien Corona Meninggal Hari Ini

Jumat, 16 Oktober 2020 - 00:18:15 WIB

Besok, Bengkalis Tes Swab Massal Sasar ASN PUPR  

Senin, 14 September 2020 - 01:10:48 WIB

Di Unilak, BPS Riau Sosialisasi Sensus Penduduk

Jumat, 28 Februari 2020 - 06:30:14 WIB

Di Unilak, BPS Riau Sosialisasi Sensus Penduduk

Jumat, 28 Februari 2020 - 06:30:14 WIB

KPK akan Fasilitasi Penyelamatan Aset Milik Pemprov Riau

Selasa, 23 April 2019 - 16:55:08 WIB

Program Inovasi Desa Dorong Pembangunan Desa Berkualitas

Selasa, 23 April 2019 - 12:25:39 WIB

Pemkab Bengkalis Bahas Draf PKS di Kantor BSSN Jakarta

Rabu, 06 Maret 2019 - 04:00:05 WIB

Walikota Firdaus Pastikan HUT Damkar Dipimpin Mendagri

Selasa, 05 Maret 2019 - 18:25:08 WIB

Wagubri : Ngopi Jam Kerja Sama dengan Perilaku Korupsi

Senin, 25 Februari 2019 - 11:50:16 WIB

Ketua DPRD Pekanbaru Dukung Rencana Pemekaran Tiga Kecamatan

Rabu, 20 Februari 2019 - 06:15:02 WIB

Rakor Penyusuanan Anggaran Daerah Riau, ini yang Dibahas

Selasa, 12 Februari 2019 - 11:40:26 WIB

Dua Kepala Daerah Komit Usung Program Tersinergi

Selasa, 15 Januari 2019 - 08:30:10 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+