Debat Kandidat Putaran Dua Pilkada DKI Dilaksanakan Satu Kali
Riaupunya.com -- Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengungkapkan, pihaknya akan melakukan satu kali debat kandidat Pilkada DKI dalam putaran kedua, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.
Sumarno mengatakan, penyelenggaraan ajang debat tersebut direncanakan akan dilakukan sepekan sebelum berakhirnya masa kampanye yang diketahui akan berlangsung singkat.
"Debat ada, debat satu kali saja, enggak usah banyak-banyak nanti teman-teman (wartawan) capek. Satu kali dan kemudian nanti mungkin sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan pemungutan suara, jadi di akhir-akhir biar lebih berkesan," kata Sumarno di Kantor KPUD DKI Jakarta, Senin 27 Februari 2017.
Ia melanjutkan, nantinya masa kampanye akan diselenggarakan setelah tiga hari pascapenetapan pasangan calon yang akan melaju di putaran kedua Pilkada di Ibu Kota. Menurut Sumarno, masa kampanye diperkirakan bakal dimulai pada 7 Maret hingga 15 April 2017.
"Kalau menurut ketentuan kan tiga hari setelah pasangan calon ditetapkan sampai tiga hari sebelum pemungutan suara. Jadi kalau penetapan pasangan calon nanti tanggal 4 (Maret) maka tanggal 7 (Maret) mulai tahapan kampanye sampai tiga hari sebelum pemungutan suara, tanggal 15 (April)," tuturnya.
Sumarno memastikan, KPUD DKI akan terlebih dahulu melakukan uji kepada publik sebelum menetapkan masa kampanye putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. Adapun salah satu materi dalam uji publik nantinya akan meminta pendapat terkait polemik cuti bagi pasangan petahana.
"Ya tentu kita harus bisa memastikan dulu rancangan keputusannya menjadi keputusan, baru nanti kita bisa menyebutkan apa yang boleh apa yang tidak, ini kampanye apa enggak, cuti apa enggak, nanti kemudian apakah gimana syarat-syarat dana kampanye, dan sebagainya. Jadi sesungguhnya sekarang ini kita baru berandai-andai karena belum ada dasar hukumnya yang ditetapkan," imbuh Sumarno.
Ia menambahkan, bahwa secara keseluruhan substansi dari setiap tahapan di putaran kedua Pilkada di Ibu Kota akan sama dengan putaran pertama. Namun, ujar Sumarno, setiap tahapan dalam kontestasi putaran kedua akan berlangsung pada waktu yang lebih singkat.
"Kalau sama pasti tidak, substansinya iya. Tetapi durasi waktunya berbeda karena waktu sangat singkat dan kemudian juga ada hal-hal yang secara teknis apa yang terjadi di putaran pertama di putaran kedua sudah tidak perlu lagi. Jadi banyak hal yang lebih simpel di putaran kedua," tandasnya.
Sumber: Okezone.com






























































