Jumat, 17 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Perkuat Ekonomi di Wilayah Perbatasan

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Riau, Rahima Erna, bersama Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Kemasyarakatan, Edi Kusdarwanto, dalam Rapat Persiapan Rakortek Kegiatan Pengembangan Wilayah Perbatasan Tahun Anggaran 2018

Riaupunya.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menekankan pentingnya penguatan ekonomi dan pembangunan pos lintas batas terpadu di wilayah perbatasan.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Persiapan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Kegiatan Pengembangan Wilayah Perbatasan Tahun Anggaran 2018 yang digelar oleh Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Riau di ruang Auditorium Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Jumat (17/2) pagi.

Rapat persiapan yang diikuti oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemprov Riau dan juga Kabupaten/Kota di Provinsi Riau ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Kemasyarakatan, Edi Kusdarwanto.

Edi Kusdarwanto, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinannya terkait belum adanya kelembagaan yang mengelola urusan pemerintahan bidang perbatasan.

"Padahal sesuai dengan posisi strategis Provinsi Riau yang langsung berbatasan dengan negara tetangga, banyak permasalah yang tumbuh khususnya di kawasan Selat Melaka," ujar Edi.

Lebih lanjut ia mengatakan perlunya perhatian yang serius dari pemerintah terkait adanya ancaman dari segala aspek kehidupan di kawasan Selat Melaka yang merupakan lokasi perbatasan serta lintas perdagangan internasional.

Di lain pihak Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Riau, Rahima Erna, menyampaikan bahwa tujuan dari rapat ini adalah untuk mensinergikan segala kegiatan yang ada agar mewujudkan program nawacita.

"Ketika kita bekerja dengan sungguh-sungguh serta fokus, maka kita dapat membangun Indonesia mulai dari daerah-daerah perbatasan dalam satu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ungkap Rahima Erna.

Dijelaskan oleh Rahima Erna, ada beberapa indikasi kerawanan dan ancaman di daerah perbatasan Internasional antara lain; kemajemukan masyarakat, kesenjangan ekonomi rakyat, rendahnya kesadaran hukum, dan potensi disintegrasi NKRI.

Adapun daerah-daerah perbatasan yang dimaksud adalah; Pulau Jemur, Sinaboi, Pulau Rupat, Bengkalis, dan Selatpanjang. Sedangkan jenis kerawanan yang biasanya terjadi adalah tindak illegal logging, illegal fishing, illegal trading, human trafficking, perampokan di laut, dan potensi penyelundupan narkoba.

Oleh karena itu Rahmi Erna meminta koordinasi antar instansi, baik di lingkungan Pemprov Riau maupun di Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, agar lebih memperhatikan kondisi daerah-daerah perbatasan.

"Dengan tata kelola yang lebih baik, maka perekonomian di kawasan perbatasan akan lebih baik. Serta juga dapat menghilangkan kesenjangan ekonomi dan isu disintegrasi," tutup Rahima Erna.


Sumber : MC Riau

Berita terkini

Satpol PP Pekanbaru Turunkan 79 Benner "Kadaluarsa"

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rekrut Naker tak Melapor, Disnakertrans Dumai Panggil PT. ESM

Kamis, 16 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Waspada! Bendung Katulampa Siaga II

Rabu, 15 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sukseskan Gerakan 1000 Pohon, UR Gandeng Empat Mitra

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Dishub Akui Pelayanan TMP Belum Maksimal

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Doa Menkominfo Untuk Kelancaran Peluncuran Satelit Telkom 3S

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Wabup Inhil Ingatkan Bahaya Ngelem di Kalangan Anak

Minggu, 12 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Rohil Dimnta Optimalkan Potensi Kelautan

Sabtu, 11 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Melorot Tajam

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejak Dini Hari tadi, Sumut Diguncang Delapan Kali Gempa

Jumat, 10 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tender Jembatan Siak IV Masalah Tekhnis Saja Lagi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DWP Riau Gelar Pelatihan e-Reporting Di Inhil

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri HPN 2017, Gubri Berharap Pers Lebih Profesional

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Desa Kedor Ruapt utara Keluhkan Jalan Rusak

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Alasan Kuat Merokok Tak Boleh dalam Ruangan

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rohul KLB DBD, Petugas Dinkes Tetap Bekerja di Hari Libur

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+