Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tindak Lanjut Rekomendasi Kemen-LHK

Gubri Pimpin Rapat Revitalisasi TNTN Jadi Hutan Rakyat

RiauPunya.com -- Revitalisasi Taman Nasional Tesso Nelo (TNTN) di Riau yang pernah diwacanakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Men-LHK) Siti Nurbaya sepertinya bakal terwujud.

Pemerintah Provinsi Riau yang dipimpin Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mulai membahas bagaimana mewujudkan sebagian kawasan yang sudah disulap menjadi perkebunan dan perkampungan menjadi hutan rakyat yang dilakukan dalam bentuk Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) yang ada di taman nasional tersebut.

"Agar ini bisa terlaksana tentu yang harus dilakukan penguatan kelembagaannya dulu. Sehingga ketika rencana dari pemerintah pusat terwujud terlebih harus ada dulu pembinaan masyarakatnya," kata Andi Rachman (sapaan akrab Gubri), Selasa 7 Februari 2017.

Dengan begitu, kawasan-kawasan yang akan ditempati untuk masyarakat kehutanan nantinya ada kelembagaan yang memberikan bimbingan. Hal ini pulalah yang harus dipersiapkan saat ini.

Nantinya melalui tim kelembagaan yang sedang disiapkan ini bisa mengakomodir untuk kepentingan masyarakat, guna melakukan pendampingan masyarakat. Sehingga masyarakat yang akan mengelola perkebunan atau lainnya setelah revitalisasi TNTN tercapai masyarakat bisa merasakan dampak positipnya.

"Misalnya mendorong melakukan kegiatan pertanian produktif, atau koperasi nanti akan didampingi pemerintah daerah. Untuk mewujudkannya, tentu dukungan semua pihak. Dan ini nanti akan jadi percontohan penyelesaian kawasan hutan konversi yang ada di Riau," ungkap Andi.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Men-LHK) Siti Nurbaya sudah siapkan tim kerja melakukan identifikasi lapangan untuk menuntaskan persoalan Taman Nasional Tesso Nelo (TNTN).

Tim yang sudah dibentuk pada tahun lalu di Hotel Pangeran, membahasnya bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Diantaranya, Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), World Wildlife Fund (WWF), Serikat Tani Indonesia (STI), Yayasan TNTN, termasuk Forum Transparasi Untuk Anggaran (Fitra).

"Tim kerja disiapkan sejak Maret dan sudah melakukan identifikasi lapangan semua persoalan yang ada di TNTN. Tekhnis kerja tim ini merevitalisasi kawasan ekosistem," kata Siti Nurbaya.

Fokus penyelesaiannya berbasis masyarakat. Kemen-LHK akan melibatkan pemerintah daerah bersama unsurnya untuk mendapatkan jalan tengah. Upaya ini disebut Siti Nurbaya dengan kolaborasi menyelesaikan persoalan TNTN yang selama ini selalu menjadi pekerjaan rumah (PR) oleh baik pusat mau pun daerah yang berkuasa. Saat mendengarkan hal-hal yang disampaikan para LSM, Siti Nurbaya akan mengaku akan menginputnya menjadi bahan pertimbangan dalam rangka penyelesaian TNTN tersebut.

juga beberapa bagaimana patroli di TNTN, pola berbasis masyarakat. Kemudian, disampaikan juga soal pelanggaran masyarakat yang seenaknya mengelola masyarakat. Kemudian cukong-cukong berduit yang menabrak hukum seenaknya," papar Siti Nurbaya.

Dengan begitu, masyarakat yang ada di TNTN yang selama ini dipolemikan dengan status kawasannya bisa memanfaatkan lahan garapannya dengan membentuk sebuah kelompok seperti koperasi hingga menjadi sistematis atau kata lain masyarakat berpenghasilan.

Lebih lanjut, Siti mengaku tidak memungkinkan mengeluarkan lagi masyarakat yang ada di TNTN, khususnya kawasan yang sudah disulap menjadi kegiatan ekonomi. Namun dia juga menyatakan kesulitan menuntaskan karena ulah cukong berduit dan oknum aparat yang membackingi kegiatan-kegiatan usaha dikawasan taman nasional tersebut. Siti sempat menyatakan akan berkoordinasi dengan panglima TNI dan Kapolri sepulangnya dari Pekanbaru nanti.


Sumber: Riauterkini.com

Berita terkini

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Alasan Kuat Merokok Tak Boleh dalam Ruangan

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rohul KLB DBD, Petugas Dinkes Tetap Bekerja di Hari Libur

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BNPB sebut Ancaman Karlahut 2017 Jauh Lebih Besar

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

CCTV Pemantau Lahan Masuk Pergub Rencana Aksi

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Pimpin Apel Siaga Darurat Bencana Asap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Plt Sekda Bengkalis Minta Kabel Serat Otik Segera Dipasang

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala BLH Inhil Rutin Pantau Kebersihan Kota

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kepala Rutan Dumai Silaturrahmi ke Disnakertrans Dumai

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Istana Tegaskan tak Pernah ada Perintah Untuk Sadap SBY

Kamis, 02 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Desember 2016, Ekspor Riau Naik 9,21 persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

2021, Meranti Targetkan Swasembada Beras

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Minggu Ke Empat, Kasus DBD Naik 39 Kasus

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Januari 2017, Riau Inflasi 1,46 Persen

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Maret, Jalan Tol Pekanbaru Mulai Digesa

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BPJS Kesehatan Pekanbaru Luncurkan Fitur Mobile Skrining

Rabu, 01 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Potensi Pemasukan PAD, Rohil Serius Kembangkan Pulau Jemur

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Puluhan Reklame Ilegal Berhasil Ditertibkan Bapenda

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Gepeng dan Anak Punk Masih Menjadi PR Pemko Pekanbaru

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemkab Bengkalis Tidak Bisa Cabut Izin PT RRL, Ini Alasanya

Selasa, 31 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Rakernas APPSI, Gubri Jadi Korwil Sumatera

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Perusahaan Tidak Bayar Upah, Siap-Siap Diberikan Sangsi

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

DPRD Pekanbaru Dapatkan Formula Penghematan PJU

Senin, 30 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+