Selasa, 23 Juni 2026 - 18:15:56 WIB

Turun ke Desa, 485 Mahasiswa Unri Siap Bantu Bengkalis Hadapi Stunting hingga Karhutla

BENGKALIS – Sebanyak 485 mahasiswa Universitas Riau (UNRI) resmi diterjunkan ke berbagai desa di Kabupaten Bengkalis melalui program Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Tahun 2026. Kehadiran ratusan mahasiswa tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sekaligus membantu menjawab berbagai tantangan pembangunan di Negeri Junjungan.

Pelepasan mahasiswa Kukerta dilakukan oleh Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota Bengkalis, Selasa 23 Juni 2026.

Prosesi pelepasan ditandai dengan pemasangan tanda identitas Kukerta kepada perwakilan mahasiswa sebagai simbol dimulainya pengabdian mereka di tengah masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Bengkalis yang dibacakan Sekda Ersan Saputra, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyampaikan apresiasi kepada Universitas Riau yang kembali mempercayakan daerah tersebut sebagai lokasi pelaksanaan Kukerta Berdampak tahun ini.

“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta Kukerta serta rombongan Universitas Riau di Negeri Junjungan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Universitas Riau yang kembali mempercayakan Kabupaten Bengkalis sebagai lokasi pelaksanaan program Kukerta Berdampak Tahun 2026,” ujar Ersan.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan ide-ide kreatif serta solusi inovatif yang dapat mendukung pembangunan desa.

Pemkab Bengkalis berharap para mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja semata, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membantu memetakan potensi daerah, meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat hingga pemanfaatan teknologi informasi.

“Mahasiswa dapat menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong kemajuan masyarakat melalui pendekatan akademik yang inovatif dan aplikatif,” katanya.

Ersan menjelaskan, Kabupaten Bengkalis memiliki berbagai potensi besar di sektor perkebunan, perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pengembangan sumber daya manusia. Namun di sisi lain, masih terdapat sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.

"Tantangan yang kita hadapi antara lain abrasi pantai, kebakaran hutan dan lahan, stunting, serta penyalahgunaan narkoba. Kami berharap mahasiswa Kukerta mampu memberikan kontribusi nyata melalui program-program edukatif dan inovatif yang sesuai kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, ketahanan pangan, digitalisasi pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi hingga pelestarian budaya Melayu sebagai identitas daerah.

Kepada seluruh peserta Kukerta, Ersan berpesan agar selalu menjaga nama baik almamater, menghormati adat dan budaya setempat, menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa serta melaksanakan setiap program dengan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Sri Indarti menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang kembali menerima mahasiswa UNRI untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, yang merupakan lulusan Universitas Riau dan dianggap sangat peduli terhadap kemajuan almamaternya.

"Kami bersedia bekerja sama dan memberikan yang terbaik untuk mendukung kemajuan Kabupaten Bengkalis. Terlebih lagi, Ibu Bupati adalah alumni UNRI yang selalu memberi perhatian kepada universitas. Ini akan menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dan melayani masyarakat," ujar Sri Indarti.

Melalui inisiatif Kukerta Berdampak UNRI Membangun Kampung Tahun 2026, sejumlah 485 mahasiswa akan tersebar di berbagai desa di Kabupaten Bengkalis.

Mereka akan melaksanakan berbagai program pemberdayaan komunitas yang diharapkan dapat memberikan keuntungan nyata serta memperkuat kolaborasi antara lingkungan akademis dan pemerintahan daerah dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. (inf)

Berita terkini

Fraksi PAN Dorong Pertumbuhan Ekonomi 

Jumat, 15 November 2024 - 17:25:16 WIB

Politisi Golkar Zulkifli: Reses Dudah Menjadi Kewajiban 

Jumat, 15 November 2024 - 15:55:05 WIB

Banggar DPRD Sampaikan  Laporan Kinerja

Rabu, 20 November 2024 - 07:30:46 WIB

DPRD Siak Sahkan  RAPBD  Tahun Anggaran 2025  

Selasa, 19 November 2024 - 19:35:51 WIB

Pansus DPRD Siak Bahas Usulan Program Pembentukan Perda  

Selasa, 12 November 2024 - 17:15:09 WIB

Anggota DPRD Siak Rakip Bantu Gorong-gorong untuk Masyarakat

Rabu, 13 November 2024 - 16:10:10 WIB

Budi Yuwono Gelar Reses di Kampung Sri Gading 

Senin, 04 November 2024 - 06:55:55 WIB

Banmus Tetapkan Jadwal Reses untuk 40 Anggota DPRD Siak

Senin, 04 November 2024 - 07:05:08 WIB

Anggota DPRD Siak  H Asril Gelar Reses di Tiga Titik 

Senin, 04 November 2024 - 10:50:58 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+