Kamis, 06 Agustus 2026 - 22:55:54 WIB

Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf

Kepala UPT Samsat Bengkalis Zulham Putra menggunakan peci bersama Ketua PWI Bengkalis Adi Putra dan rekan wartawan Kamis 6 Agustus 2026.

BENGKALIS – Polemik yang sempat terjadi mengenai tanggapan Kepala UPT Samsat (Pengelolaan Pendapatan) Bengkalis, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, terhadap permintaan verifikasi dari wartawan akhirnya ditutup dengan adanya klarifikasi dan permintaan maaf secara langsung.

Kamis 6 Agustus 2026, Zulham Putra, yang menjabat sebagai Kepala UPT Samsat Bengkalis, bertemu dengan Adi Putra, selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis, serta beberapa wartawan lainnya untuk menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan yang ia buat melalui pesan WhatsApp sehari sebelumnya.

Dalam pertemuan itu, Zulham mengakui bahwa ucapannya telah mengakibatkan kesalahpahaman dan menyampaikan permohonan maaf kepada para jurnalis.

“Dengan ini, saya, Zulham Putra, selaku Kepala UPT Samsat (Pengelolaan Pendapatan) Bengkalis, Bapenda Provinsi Riau, ingin meminta maaf atas apa yang saya sampaikan lewat pesan WhatsApp,” tegas Zulham.

Ia menekankan bahwa pesan yang ia kirim kepada wartawan tidak ada niatan untuk merendahkan atau menghina profesi jurnalis.

Menurutnya, ia hanya berharap diberi waktu untuk mempersiapkan data serta materi yang diminta oleh media, agar informasi yang disebarkan kepada publik benar-benar akurat.

“Saya baru menjabat sebagai Kepala UPT Samsat selama dua bulan. Dalam dua bulan ini, saya fokus pada evaluasi internal. Wartawan merupakan mitra strategis bagi UPT Samsat Bengkalis,” ujarnya.

Zulham juga berharap agar hubungan baik antara UPT Samsat Bengkalis dan para jurnalis tetap berjalan sehingga informasi pelayanan kepada masyarakat dapat tersampaikan dengan baik.

Ketua PWI Kabupaten Bengkalis, Adi Putra, menyatakan dukungannya terhadap niat Kepala UPT Samsat Bengkalis yang memilih untuk langsung mengunjungi wartawan guna menyampaikan permintaan maaf.

Ia mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab serta menunjukkan komitmen untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antara pejabat publik dan media.

“Hubungan antara UPT Samsat Bengkalis hingga saat ini sangat baik. Kami menghargai kunjungan Pak Zulham untuk menyampaikan permohonan maaf. Ini menunjukkan adanya niat baik untuk meningkatkan komunikasi di masa depan,” kata Adi Putra.

Ia menekankan bahwa media adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Sebagus apa pun kinerja sebuah instansi, tanpa publikasi tentu masyarakat tidak akan mengetahuinya. Karena itu sinergi pemerintah dengan media harus terus dijaga,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir mendampingi Ketua PWI Bengkalis, TSM Iqbal dari RRI.co.id, Didik Purwanto dari Riauterkini.com, Muhammad Natsir dari Tribun Pekanbaru, pengacara Sukardi serta Indra Jet dari Rakyat45.com.


Sebelumnya, respons Zulham Putra kepada tiga wartawan melalui pesan WhatsApp menuai sorotan. Saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor yang sedang digelar Pemerintah Provinsi Riau selama Agustus 2026, jawaban yang diberikan dinilai tidak menjawab substansi pertanyaan dan dianggap menutup ruang informasi publik.

Peristiwa tersebut sempat mendapat perhatian dari PWI Bengkalis yang mengingatkan pentingnya keterbukaan informasi oleh pejabat publik, terutama terkait program pelayanan masyarakat.

Dengan adanya permohonan maaf secara langsung tersebut, polemik yang sempat terjadi diharapkan menjadi pembelajaran bersama agar komunikasi antara pejabat publik dan insan pers semakin terbuka, profesional, serta mengedepankan semangat pelayanan informasi kepada masyarakat. (AP)

Berita terkini

DPD IMM Gelar Rakor Bidang Perkaderan IMM se-Riau

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 13:57:05 WIB

Mata Siber dan Srikandi di Garis Depan Program Prabowo

Sabtu, 04 Juli 2026 - 06:30:45 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+