Kamis, 18 Juni 2026 - 20:35:16 WIB

Bea Cukai Bengkalis Kembali Lelang 22 Piano Sitaan

BENGKALIS -- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis kembali melelang puluhan piano hasil penindakan kepabeanan setelah lelang sebelumnya tidak berhasil menarik minat peserta.

Lelang kedua tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni 2026 secara daring melalui situs lelang pemerintah. Sebanyak 22 unit piano berbagai merek akan dilelang dan dibagi dalam 22 lot terpisah, sehingga masyarakat dapat memilih unit yang diminati.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkalis melalui Kasi Pelayanan Kepabeanan, Cukai dan Dukungan Teknis, Dian Eka Saputra, mengatakan pelaksanaan lelang ini merupakan upaya lanjutan untuk mengoptimalkan penerimaan negara dari barang hasil penindakan yang telah ditetapkan untuk dilelang.

“Ini merupakan lelang kedua. Pada pelaksanaan sebelumnya tidak ada peminat, sehingga kami kembali mengajukan proses lelang setelah memperoleh persetujuan dari KPKNL Dumai,” ujar Dian saat ditemui di Kantor Bea Cukai Bengkalis, Kamis 18 Juni 2026.

Menurutnya, setiap lot memiliki batasan nilai yang berbeda yang disesuaikan dengan kondisi dan kualitas barang. Harga awal ditentukan berkisar antara Rp9 juta hingga Rp99 juta per unit.

Penentuan harga tersebut berdasarkan penilaian terbaru yang dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai. Calon peserta lelang nantinya akan menerima barang sesuai dengan kondisi saat ini atau apa adanya.

Dian menjelaskan bahwa proses lelang kali ini berbeda dibandingkan dengan yang sebelumnya. Jika pada lelang pertama, seluruh piano ditawarkan dalam satu paket, sekarang masing-masing unit dilelang secara terpisah untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi.

“Karena saat ini dibagi menjadi 22 lot, masyarakat memiliki kebebasan untuk memilih piano yang diinginkan tanpa harus membeli seluruh paket seperti pada lelang sebelumnya,” ungkapnya.

Sebelum lelang dilaksanakan, Bea Cukai Bengkalis memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung kondisi barang yang akan dilelang. Kegiatan open house berlangsung selama jam kerja hingga 19 Juni 2026.

“Kami mengundang masyarakat yang berminat untuk hadir melihat kondisi fisik barang secara langsung agar mereka memiliki gambaran sebelum mengikuti proses penawaran,” ujarnya.

Dian menyatakan bahwa seluruh piano tersebut adalah hasil tindakan kepabeanan yang dilakukan pada tahun 2024. Lelang pertama pernah diadakan pada 2025, tetapi tidak berhasil dalam penjualan karena rendahnya minat.

Ia juga mengakui adanya penyesuaian batas harga dibandingkan lelang yang sebelumnya. Penurunan harga ini dilakukan sesuai dengan penilaian ulang oleh KPKNL Dumai yang mempertimbangkan kondisi terbaru barang.

“Memang terjadi penurunan nilai dibandingkan dengan lelang sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan hasil penilaian terbaru yang mencerminkan kondisi barang saat ini,” jelasnya.

Mengenai kemungkinan lelang kedua yang mungkin tidak menarik peminat, Bea Cukai Bengkalis akan melakukan koordinasi dengan KPKNL Dumai untuk menentukan tindakan selanjutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jika nantinya masih belum ada peminat, kami akan berkonsultasi dengan KPKNL Dumai terkait mekanisme berikutnya. Untuk saat ini kami fokus pada pelaksanaan lelang yang akan berlangsung pada 23 Juni mendatang,” pungkasnya.(AP)

Berita terkini

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Tersebab hal ini, Ketua PPS Dibui 3 Tahun

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Demo di KPK, ini Tuntutan Aktivis Lingkungan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

12 Tahun Bui Vonis Untuk Dua Pengeroyok Guru YAS Bandung

Selasa, 21 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketahuan, Penculik Anak Pura-Pura Zikir di Masjid

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Operasi Antik 2017, 237 Penyalahgunaan Narkoba Terjaring

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua KPK Sebut akan ada Tersangka Baru Kasus e-KTP

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPK Kembali Periksa Politikus PKB Sebagai Tersangka

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+