Legislator Minta Pemprov Riau Optimal Gali Pajak Air Permukaan
Riaupunya.com -- Legislator Riau Marwan Johanis meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk optimal dalam menggali potensi pajak air permukaan. Pasalnya apa yang didapat di tahun 2018 jauh dari target hanya didapat sekitar 39,5 persen.
Anggota Komisi III DPRD Riau yang salah satunya membidangi masalah ekonomi ini menjelaskan, dari rapat kerja yang dilakukan pihaknya bersama OPD tetkait, Bapenda Riau, diakui bahwa sepanjang tahun 2018 target pencapaian pajak yang bisa dikutip hanya di bawah 40 persen atau hanya Rp 25,6 miliar dari target Rp 65 miliar.
"Hal ini kita anggap karena tidak optimalnya kinerja yang ditunjukkan dalam menggali atau mengutip pajak yang dilakukan," sebutnya, Rabu 9 Januari 2019.
Menurut politisi Gerindra ini, hasil dari pemantauan yang dilakukan dilapangan, salah satu penyebab kurangnya pendapatan yang didapat di sektor ini, adalah meteran pengukur penggunaan air permukaan yang dimiliki okeh pihak perusahaan banyak yang tidak berfungsi. Jadi data pemakaian air permukaan yang dilakukan hanya dengan di kira-kira saja. Bahkan diindijasi ada kecurangan yang dilakukan.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa pengawasan tidak dilakukan, sehingga penggunaan air oleh pihak perusahaan dihitungnya sendiri dan laporkan sendiri. Hal tersebut, katanya, rentan terjadi kecurangan.
"Seharusnya hal ini tidak demikian, pajak yang dibayarkan sesuai dengan penggunaan air permukaan yang disedotnya tertera akurat pada meteran," sebut Dapil Inhu-Kuansing ini lagi memberi solusi. (mcr)






































