Selasa, 06 Juni 2017 - 00:00:00 WIB

Komisi IV Dinilai Melempem

Kisruh di Disdik Bengkalis Harus Dituntaskan

Riaupunya.com -- Kisruh terkait berbagai persoalan yang terjadi di Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis mulai dari penjualan buku siluman ke Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) diseluruh kecamatan di Kabupaten Bengkalis, tidak direspon oleh Komisi IV DPRD Bengkalis yang membidangi masalah pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

Bahkan belum lama ini Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur (LSM-Penjara) Bengkalis telah mengirimkan surat ke Komisi IV mengenai kisruh sejumlah persoalan, termasuk penempatan Edi Sakura SP.d MP.d sebagai Sekretaris Dinas merangkap Pelaksana Tugas (Plt) kepala Dinas. Dimana Edi Sakura dinilai belum layak menempati jabatan structural tersebut.

Sekretaris LSM Penjara Zulhan Juni Nurdin mengaku kecewa dengan sikap diam dan melempem yang dipertontonkan Komisi IV DPRD Bengkalis saat ini. Apalagi masalah penjualan buku siluman dengan judul "Stop Kekerasan Terhadap Anak" sudah masuk ke dalam ranah hukum, dengan telah dilaporkannya kasus tersebut oleh LSM Penjara ke Polres Bengkalis.

"Kita menilai komisi IV melempem. Tidak ada reaksi atas kisruh yang terjadi, sehingga kita mempertanyakan dimana peran para wakil rakyat ini dalam mengatasi serta menyelesaikan permasalahan yang menyangkut dengan ruang public,"tegas Zulhan Juni, Senin 5 Juni 2017 kemarin.

Selain kecewa dengan sikap Komisi IV, secara akumulatif ia juga menyesalkan DPRD Bengkalis secara kelembagaan yang terkesan kurang peduli terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Negeri Junjungan. Apalagi masalah dunia pendidikan, menyangkut dengan lahirnya sumber daya manusia (SDM) handal dikemudian hari.

Tak hanya itu, Zulhan juga mendesak Komisi IV mem-follow up laporan atau surat yang telah mereka sampaikan secara resmi melalui Sekretariat DPRD Bengkalis. Disebutnya, kalau DPRD selaku representasi perwakilan rakyat tidak mampu berbuat, tentu nanti akan berlaku peradilan jalanan atau sikap apatis masyarakat terhadap kinerja lembaga wakil rakyat tersebut.

"Persoalan di Disdik Bengkalis selain soal buku siluman, juga menyangkut dengan peningkatan sarana dan sarana terutama masalah proyek-proyek. Sebab semua orang tahu, selain Dinas Pekerjaan Umum, Disdik juga sarat proyek sehingga focus dari stake holder di Disdik bengkalis mengurusi dunia pendidikan akan terbengkalai, karena sibuk mengurusi proyek, dan ini harus disikapi oleh DPRD Bengkalis,"tambah Zulhan.

Sebelumnya Ketua Komis IV H.Abi Bahrun S.Si maupun anggota Komisi IV Hj.Aisyah berjanji akan segera memanggil Plt Kadisdik Bengkalis Edi Sakura bersama jajarannya terkait penjualan buku siluman. Namun hampir sebulan rencana tersebut tak kunjung terealisasi, sehingga sejumlah elemen masyarakat menilai Komisi IV tidak serius dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.(AP)

Berita terkini

Ini Lima Tuntutan Massa Aksi 313

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Menggunakan Air Mineral, Peserta 313 Diduga Diracun OTK

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Rute dan Titik Aksi Bela Islam 313

Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Otak Peretas Situs Jual-Beli Tiket Online Ditangkap

Kamis, 30 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Pekerja LS Pertamina Dumai Demo

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Saksi Kasus e-KTP Lapor ke LPSK, ini Penyebabnya

Rabu, 29 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Jakarta Selatan Rasakan Fenomena Hujan Es

Selasa, 28 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Perkembangan Kasus Berkas Pilkada Hilang di MK

Senin, 27 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Jenguk Ridho Rhoma, Debby : Ini Ujian

Minggu, 26 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, ini Penyebabnya

Sabtu, 25 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Dua Warga Malaysia Dituntut Hukuman Mati, ini Kasusnya

Jumat, 24 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ribuan Polisi Siaga Disejumlah Titik di Bogor

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kades dan Bendahara Desa Tanjung Punak Bengkalis Ditahan

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Periksa CCTV MK, Ada Apa?

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+