Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Pelayanan BPJS Menjadi Keluhan, Berangkat Subuh pun tak Dapat Nomor Antrian

Riaupunya.com -- Pelayanan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pekanbaru dikeluhkan sebagian masyarakat, pasalnya peserta BPJS harus datang selepas Subuh untuk mengantri, namun belum tentu bisa mendapatkan nomor antrian yang hanya dijatah 100 nomor per hari. Seperti yang terjadi pada Selasa 7 Maret 2017.

Calon peserta BPJS Kesehatan dari umum harus rela mengantri dan berdesakan dari subuh untuk hanya bisa masuk ke dalam ruang pelayanan BPJS. Satpam yang menjaga kantor BPJS meminta kepada masyarakat yang akan melakukan pengurusan untuk datang sebelum jam 6 pagi.

Pada pukul 06.00 Wib, warga yang telah antri langsung masuk ke ruangan dengan cara berdesakan hanya untuk memperebutkan jatah kursi 100 yang disediakan. Sementara sisanya harus pulang, karena nomor antrian hanya disediakan sebanyak 100 sesuai dengan jumlah kursi.

Banyak masyarakat yang mengeluhkan cara-cara seperti ini. Salah seorang calon peserta BPJS yang tidak dapat kursi mengatakan bahwa dia sudah datang dari jam 05.30 Wib namun tetap tidak bisa mendapatkan kursi sebagai syarat untuk bisa mendapatkan nomor antrian.

Saya datang jauh-jauh dari Jalan Garuda Sakti, jam 5 lewat setelah shalat subuh sudah berangkat dari rumah, sampai disini tetap tidak bisa mendapatkan nomor antrian ujar warga tersebut.

Senada dengan itu, Hen salah seorang peserta BPJS lainnya menganggap pelayanan BPJS di kantor cabang pekanbaru kacau. "Pelayanan kacau, masyarakat harus disuruh tunggu dari sebelum subuh, sementara pelayanan baru dibuka jam 8 pagi, apa kita tidak boleh shalat subuh duluan," kata Hen.

Angga, satpam yang menjaga Kantor BPJS Pekanbaru ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa sistem antrian seperti ini merupakan inisiatif mereka, karena kalau pintu baru dibuka jam 8 pagi sesuai dengan waktu pelayanan maka akan terjadi kepadatan warga di luar kantor.

Anehnya karena kepadatan tersebut mereka pernah ditegur langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman. "Kami pernah ditegur oleh Gubernur karena banyaknya warga yang mengantri di luar kantor," ujarnya.

Masyarakat calon peserta BPJS mengharapkan persoalan ini menjadi perhatian serius oleh pemerintah dan instansi terkait untuk segera dibenahi. “hendaknya pelayanan jangan dipustkan di satu kantor ini saja” tutup warga yang tak mau disebutkan namanya. (rls)

Berita terkini

Tender Jembatan Siak IV Masalah Tekhnis Saja Lagi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DWP Riau Gelar Pelatihan e-Reporting Di Inhil

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri HPN 2017, Gubri Berharap Pers Lebih Profesional

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Desa Kedor Ruapt utara Keluhkan Jalan Rusak

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+