Jumat, 27 November 2020 - 10:29:05 WIB

BPOM: Izin Pakai Darurat Vaksin Tak Mesti Uji Klinis di RI 

RIAUPUNYA--Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Penny Lukito menyebut pemberian izin pakai darurat (EUA) vaksin tidak selalu harus melalui fase uji klinis lebih dulu di Indonesia.

Jika otoritas kesehatan negara lain atau tim peneliti vaksin sudah memiliki data hasil uji klinis, BPOM hanya perlu melakukan kajian ulang terkait kelayakan dan penggunaannya di Indonesia.

"Tidak selalu harus melewati uji klinis di Indonesia ya, jika sudah tersedia data uji klinisnya, tentunya menjadi bahan yang akan dikaji BPOM untuk mengevaluasi kelayakannya agar bisa mengeluarkan EUA di Indonesia," kata Penny dalam konferensi pers daring melalui Zoom, Kamis (26/11).


Sejauh ini, vaksin Covid-19 lain yang sedang dibahas pengadaannya oleh pemerintah Indonesia adalah vaksin Pfizer. Informasi ini disampaikan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu.

"BPOM dalam hal ini apapun keputusan dari pemerintah untuk vaksin yang akan masuk ke Indonesia, siap mendampingi, melihat aspek mutu, keamanan, dan khasiatnya," ucap Penny.

Terkait hal tersebut, Direktur Operasi Bio Farma Rahman Roestan memastikan bakal serius mengkaji vaksin Pfizer dan vaksin Covid-19 lainnya sebelum digunakan di Indonesia.

Rahman mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang perlu menjadi kajian ulang untuk menentukan penggunaan suatu vaksin Covid-19.

"Jawabannya sama, untuk potensi kerja sama kita harus kaji betul, karena memang beberapa parameter harus kita pertimbangkan, bukan hanya kecepatan dan kecukupan tapi juga kepraktisan di lapangan, dan bisa tidaknya nanti secara teknis didistribusikan ke berbagai provinsi," tutur Rahman.

Vaksin Pfizer sendiri dinyatakan ampuh melawan Covid-19 hingga 95 persen, klaim tersebut didapat dari hasil uji klinis fase 3. Namun vaksin Pfizer harus disimpan di suhu -80 derajat celsius agar efektif digunakan.


Pfizer juga mengklaim akan mengajukan izin kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk izin mengedarkan vaksin Covid-19. Selain itu Pfizer menargetkan akan memproduksi 50 juta vaksin di akhir 2020.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan telah melakukan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) untuk bekerja sama terkait pengadaan vaksin corona (covid-19) Pfizer.

Berita terkini

RI Dorong Peningkatan Dagang dan Investasi dengan Ethiopia 

Jumat, 27 November 2020 - 10:28:00 WIB

5 Olahraga yang Memperkuat Pernafasan 

Jumat, 20 November 2020 - 08:09:13 WIB

Tangkap Penyuap Nurhadi, KPK Janji Ciduk Buronan Lainnya 

Jumat, 30 Oktober 2020 - 06:11:57 WIB

Pengusaha soal Upah Minimum 2021: Demi Keberlangsungan Usaha

Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:45:28 WIB

Babinsa Kota Tinggi Gelar Protokol Kesehatan di MP 

Minggu, 25 Oktober 2020 - 10:27:42 WIB

Trump Arang Fauci, Sebut Orang AS Bosan Corona

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:16:32 WIB

Makin Ketat, Pengemudi di Inggris Tak Boleh Pegang Ponsel 

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:14:49 WIB

Babinsa Gelar Komsos dan Cek Peralatan Prokes

Rabu, 07 Oktober 2020 - 10:50:22 WIB

Pemilu 2019, KPU Pekanbaru Mulai Merakit Kota Suara

Senin, 18 Februari 2019 - 13:50:56 WIB

Jika Jadi Gubri, LE akan Cabut Pergub Tentang BBM

Rabu, 24 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Ini Seruan KAHMI Untuk Pilgub DKI Rabu Lusa

Senin, 17 April 2017 - 00:00:00 WIB

Fahri Ngotot Ajukan Hak Angket Kasus e-KTP, ini Kata KPK

Selasa, 14 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ketika Kotak Kosong Jadi Pemenang di Pilkada Serentak 2017

Selasa, 07 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

KPUD DKI Terus Bersiap Diri Jelang Putaran Kedua Pilgub

Rabu, 01 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus Gizi Buruk di Pelalawan Cendrung Meningkat

Rabu, 25 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Panpem Wagubri Belum Terbentuk, Ini Alasan DPRD Riau

Rabu, 25 Januari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+