Tahanan PN Bengkalis Meninggal, Keluarga Kesalkan Pelayanan Dokter
Riaupunya.com -- Seorang tahanan PN dilapas IIA Bengkalis bernama Sahat Manurung (64) warga jalan Simpang Proyek KM.22 RT 03 RW 03 desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis meninggal dunia pada senin 29 Mei 2017.
Diketahui, Sahat Manurung (64) ditahan sebagai terdakwa Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis yang dititipkan di Lapas IIA Bengkalis tersebut, kasus perjudian (303).
Ernawati Manurung anak kandungnya (Sahat Manurung) mengatakan, pada hari senin pagi hingga siang bersama keluarga membesuk orang tuanya didalam lapas, tampak keadaannya sehat sehat aja "tidak berapa lama kemudian setelah keluarga mau pulang kerumah, saya mendapat panggilan telpon dari orang dalam lapas, memberitahu agar kami segera kembali
kelapas, karena orang tuanya sakit keras.
Sesampai kembali kelapas, keluarga lansung menuju klinik dalam lapas. terlihat Orang tuanya mengalami mual dan muntah muntah dan seluruh tubuhnya ia (orang tuannya) merasa kepanasan. Melihat penanganan Dokter klinik lapas diduga kurang sigap memberi pertolongan kepada orang tuanya, sehingga menyebabkan meninggal dunia
Tambahnya lagi, keluarga sempat menawarkan obat yang dibawa dari luar untuk diberikan kepada orang tuanya, namun sayang Dokter Klinik lapas melarang obat yang kami bawa untuk dikonsumsi. Tak lama berselang orang tuanya pun meninggal dunia sekitar jam 15.00 wib diklinik lapas.
"Kalau saja Dokter diklinik tersebut sigap langsung dibawa kerumah sakit, kemungkinan kemungkinan besar masih bisa tertolong, namun sayangnya Dokter klinik lapas membawa orang tuanya kerumah sakit setelah meninggal, barulah dokter itu tampak sibuk, hasil Visume RSUD
Bengkalis orang tuanya mengalami serangan jantung," Ujarnya dengan nada kesal sembil meneteskan air mata.(ap)
































