Teras Cihampelas, Pedestrian di Langit-langit Bandung Ramah Difabel
RiauPunya.com - Teras Cihampelas, infrastruktur pedestrian di langit-langit Bandung diresmikan Wali kota Bandung Ridwan Kamil. Kehadiran Teras Cihampelas, berbentuk skywalk atau jalur khusus pejalan kaki di atas ini, bukan cuma mengakomodir warga dan PKL, tapi mereka juga bagi penyandang disabilitas.
Namanya juga skywalk, pasti lokasinya di atas. Lalu gimana bagi mereka yang disabilitas bisa ke lokasi? Lift disediakan. Lift itu untuk mengakomodir bagi mereka yang memiliki kekurangan fisik untuk menikmati area publik pertama di Indonesia tersebut.
Teras Cihampelas dengan bentuk memanjang sampai 450 meter yang tersambung dengan turunan dan tanjakan juga disediakan sarana tangganya. Tetapi di setiap jenjang untuk menaik dan menurun, fasilitas para disabilitas juga tersedia, dengan jalur khusus seperti pengguna kursi roda.
Tentu dengan keberadaan area khusus bagi disabilitas ini, tidak ada lagi diskriminasi. Sebab semua terakomodir.
"Terima kasih pak wali, saya di sini merinding. Ternyata ini nyaman untuk kaum difabel, kami berharap tempat ramah difabel bisa banyak," kata perwakilan difabel saat diminta testimoninya dalam peresmian teras Cihampelas, seperti dilansir merdeka.com, Sabtu 4 Februari 2017.
Teras Cihampelas yang dibangun sejak September 2016 ini memiliki panjang 450 meter dan lebar 7 meter. Inovasi anyar ini berdiri di atas Jalan Cihampelas yang memang dikenal sebagai wisata belanja. Selain diperuntukan untuk pejalan kaki, inovasi ini juga menampung 192 PKL Cihampelas yang biasa mangkal di pinggir jalan selama bertahun-tahun.
Beragam fasilitas juga telah tersedia mulai dari toilet, kursi, hingga mushala. Tak hanya itu di Teras Cihampelas ini juga dibangun taman-taman mini.
Ridwan Kamil berharap dengan adanya bangunan ini dapat membuat warga Bandung menjadi warga paling bahagia se-Indonesia. Selain itu juga indonesia dapat mendatangkan wisatawan dari luar kota untuk datang ke Bandung. "Wisatawan yang datang ke Bandung itu ada 6 juta setahun, tertinggi se Indonesia untuk destinasi kota. Belanja nya Rp 1 juta rata rata. Jadi 6 juta kali Rp 1 juta ada 6 triliun perputaran uang wisatawan. Doakan visi bisi ini lancar, sehingga wisatawan juga akan hadir," ujarnya.***
















































