Rabu, 29 Juli 2026 - 13:55:56 WIB

UMRI Perkuat Budaya K3L, Puluhan Laboran dan Teknisi Ikuti Pelatihan Keselamatan Kerja Laboratorium

PEKANBARU -- Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Pelatihan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) bagi laboran dan teknisi di lingkungan Umri. Kegiatan yang diikuti tiga puluh lima peserta tersebut dilaksanakan pada Rabu 27 Juli 2026 di Kampus Utama Umri, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Umri, Dr Baidarus, MM MAg., menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi di bidang keselamatan dan keteknikan, yakni Ketua Deputi Kerja Sama Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ir Karnoto Gondo Suwandiko, ST MM., Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Dr Ir Rival Lino, ST MT IPU ASEAN Eng., serta Dekan Fakultas Teknik Umri, Dr Ir Indra Hasan, ST MT IPU ASEAN Eng.

Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L), peran pengawasan ketenagakerjaan dalam mewujudkan budaya K3L di laboratorium, serta strategi membangun budaya K3L sebagai bagian dari tata kelola laboratorium yang profesional.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Umri, Dr Baidarus, menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari peningkatan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian yang memanfaatkan fasilitas laboratorium.

"Laboratorium merupakan jantung berbagai aktivitas akademik di perguruan tinggi. Karena itu, penerapan budaya K3L harus menjadi komitmen bersama, bukan sekadar memenuhi regulasi, tetapi menjadi bagian dari karakter dan budaya kerja seluruh sivitas akademika. Melalui pelatihan ini, kami berharap kompetensi laboran dan teknisi semakin meningkat sehingga mampu menciptakan lingkungan laboratorium yang aman, nyaman, dan produktif," ujar Dr. Baidarus.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana, Raja Suci Harlizah, SE MM., menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari usaha untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang mengelola laboratorium di lingkungan Umri.

"Laboran dan teknisi memiliki fungsi krusial dalam mendukung kualitas layanan laboratorium. Oleh karena itu, pemahaman tentang K3L harus terus diperkuat agar setiap kegiatan laboratorium dapat berjalan sesuai dengan standar keselamatan, mengurangi risiko kecelakaan kerja, dan mendukung terciptanya budaya kerja yang profesional serta berkelanjutan," kata Raja Suci yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Umum Umri.

Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman tentang hukum dan konsep dasar K3L, tetapi juga memperoleh pengetahuan praktis mengenai penerapan standar keselamatan di laboratorium, pengawasan ketenagakerjaan, serta pentingnya membangun budaya keselamatan yang melibatkan semua pemangku kepentingan.

Umri berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata untuk memperkuat sistem pengelolaan laboratorium yang memenuhi standar keselamatan dan kesehatan kerja, sekaligus mendukung tercapainya tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, profesional, dan kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.**

Berita terkini

UIR Resmi Buka Program Studi Magister Pendidikan Jasmani

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:20:43 WIB

UIR Buka PMB Jalur RPL, Berikut Daftar Program Studinya !

Kamis, 05 Februari 2026 - 17:18:32 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+