Diikuti 96 Peserta, Umri Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Mahasiswa Teknik Industri
PEKANBARU -- Bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) TM Industri, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) melalui Program Studi Teknik Industri menyelenggarakan Pelatihan dan Uji Kompetensi Mahasiswa, Selasa 6 Januari 2026.
Kegiatan yang diikuti 96 Mahasiswa sebagai peserta ini dilaksanakan di Auditorium Kampus utamaUmri, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.
Rektor Umri Dr H Saidul Amin MA hadir sekaligus membuka kegiatan, ikut juga hadir saat itu Dekan Fakultas Teknik, Ketua Program Studi Teknik Industri, serta diikuti oleh 96 mahasiswa Program Studi Teknik Industri. Turut hadir pula dosen Teknik Industri dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau.
Rektor Saidul Amin dalam arahannya menegaskan bahwa kompetensi mahasiswa tidak cukup hanya dibuktikan melalui sertifikat, tetapi juga harus didukung dengan kemampuan komunikasi yang baik.
“Kompetensi memang dibuktikan dengan sertifikat, namun harus dibarengi dengan kemampuan berbahasa dan komunikasi yang baik. Di samping kemampuan teknis, aspek bahasa menjadi sangat penting agar lulusan mampu bersaing di dunia kerja,” tegasnya.
Sementara, Dekan Fakultas Teknik Umri, Dr Ir Indra Hasan, ST MT IPU ASEAN Eng, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan dan uji kompetensi ini bertujuan untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan mahasiswa sekaligus mengukur sejauh mana kompetensi yang telah mereka miliki.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengasah keterampilan serta pengetahuan mahasiswa, sekaligus menguji kompetensi mereka. Diawali dengan sosialisasi dan diikuti oleh 96 mahasiswa semester 7, kegiatan ini merupakan program rutin yang kami laksanakan sebelum mahasiswa terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menambahkan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki nilai tawar yang tinggi bagi lulusan, karena dapat membuka akses yang lebih luas di dunia kerja, menjadi sarana peningkatan keterampilan (upgrading skill), serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa.
Pada kesempatan yang sama, Prof Fitra Lestari, MEng PhD., dosen dan Guru Besar Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, menekankan pentingnya pembelajaran dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
“Proses belajar tidak berhenti di bangku kuliah. Kompetensi harus terus ditingkatkan, karena tuntutan industri senantiasa berkembang dan menuntut kualitas sumber daya manusia yang semakin tinggi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Umri berharap mahasiswa Teknik Industri memiliki kesiapan kompetensi yang terstandar dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan serta dinamika dunia industri.**





























































