Kamis, 12 Maret 2026 - 17:50:06 WIB

Kapolres Bengkalis Pimpin Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Tekankan Dua Titik Rawan Jadi Fokus Pengamanan

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar bertindak sebagai inspektur upacara. dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Kamis 12 Maret 2026.

BENGKALIS – Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, yang bertindak sebagai inspektur upacara. dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 menjelang lebaran idul fitri, di halaman Mapolres Bengkalis, Jalan Pertanian, Kamis 12 Maret 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Puskesmas, Basarnas, serta instansi terkait lainnya.

Sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Kapolres Bengkalis melakukan penyematan pita operasi kepada empat perwakilan personel dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Dalam amanatnya, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari semua pihak dan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian semata. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan pelaksanaan mudik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, lancar, serta kembali berkumpul bersama keluarga dengan bahagia,” ujar Fahrian.

Ia menyampaikan, dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 pihaknya mengerahkan sebanyak 333 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Ratusan personel tersebut akan disiagakan di sejumlah pos pelayanan dan titik-titik yang dinilai rawan.

“Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 akan berlangsung selama 13 hari, dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.01 WIB,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Bengkalis juga menyiapkan empat pos pengamanan yang ditempatkan berdasarkan analisa kepadatan arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat.

Dua pos pengamanan berada di kawasan pelabuhan, yakni Pelabuhan Bukit Batu dan Pelabuhan Bengkalis. Sementara dua pos lainnya berada di wilayah Kecamatan Mandau, yakni di pusat Kecamatan Mandau serta di Simpang Bangko, Kecamatan Bathin Solapan.

Menurut Fahrian, wilayah Kecamatan Mandau menjadi salah satu titik yang perlu mendapat perhatian khusus karena merupakan jalur penghubung kendaraan dari dan menuju Provinsi Sumatera Utara.

“Daerah yang berpotensi terjadi kemacetan berada di wilayah Mandau. Selain itu, antrean penyeberangan RoRo di Pelabuhan Air Putih Bengkalis juga menjadi perhatian kami,” ungkapnya.

Selain pengamanan arus mudik, Polres Bengkalis juga membuka layanan penitipan kendaraan bermotor bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah untuk mudik. Layanan tersebut tersedia di Mapolres Bengkalis maupun di seluruh jajaran Polsek.

“Kami membuka layanan penitipan kendaraan bermotor di Polres dan Polsek bagi masyarakat yang mudik. Hal ini untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat terhadap kendaraan yang ditinggalkan di rumah,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 ini, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Bengkalis dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (AP)

Berita terkini

Lagi, Pengedar Sabu di Bukit Kerikil Diciduk Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:25:28 WIB

Edarkan Sabu, Polisi Tangkap Warga Desa Bukit Kerikil

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:30:23 WIB

Polres Siak  Musnahkan Barang Bukti 

Selasa, 30 Desember 2025 - 11:00:23 WIB

Renggut Kesucian Darah Daging, Polisi Amankan PS

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:52:17 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+