Rabu, 10 Desember 2025 - 15:35:15 WIB

BPBD Pekanbaru Lakukan Simulasi Gempa di RTH Kaca Mayang dan Tunjuk Ajar

PEKANBARU (RiauPunya.com) -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru melaksanakan simulasi keselamatan untuk anak-anak yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang dan Tunjuk Ajar, Rabu 10 Desember 2025.

Simulasi ini merupakan rekomendasi dari tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, saat mengunjungi kedua RTH ini untuk Penilaian Standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA).

Sampai di RTH, Tim BPBD Pekanbaru mengajak anak-anak yang berada di sekitar RTH untuk berkumpul dan menyimak simulasi yang disampaikan tim BPBD Pekanbaru.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pekanbaru Octa Nahuway mengatakan simulasi yang dilaksanakan di kedua RTH ini fokus pada keselamatan anak-anak, jika terjadi gempa bumi saat mereka sedang bermain.

"Hari ini kita memberikan simulasi tentang gempa. Menanamkan kepada anak-anak bagaimana mempersiapkan diri, jika saat dia sedang bermain, tiba-tiba terjadi gempa bumi dan dia segera menyelamatkan dirinya," ujar Octa.

Lanjut Octa, simulasi dilengkapi dengan rambu-rambu evakuasi dari tempat kejadian sampai ke titik kumpul yang aman bagi anak-anak.

"Alhamdulillah anak-anak senang. Mereka mengikuti simulasi dengan gembira. Orang tuanya juga berterimakasih karena di sekolah belum mendapatkan edukasi tentang keselamatan saat gempa," tuturnya.

Octa berharap semua anak-anak di Pekanbaru dari usia dini sudah terbentuk mental dan pengetahuan tentang bagaimana menyelamatkan diri saat terjadi bencana alam.

Tambahan informasi, beberapa waktu lalu tim auditor KemenPPPA mengunjungi RTH Tunjuk Ajar dan Kaca Mayang untuk melakukan penilaian Standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak.

Tim auditor melakukan review dan verifikasi lapangan terhadap seluruh data dan dokumen yang sebelumnya telah diunggah oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Proses verifikasi meliputi pengecekan fasilitas, kelayakan sarana bermain anak, keamanan area, kejelasan identifikasi tanaman, aktivitas rutin untuk anak serta standar pengelolaan ruang publik.

Setelah verifikasi lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi (rakor) yang menghadirkan OPD terkait, auditor dan pendamping teknis RBRA.**

Berita terkini

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Desa Kedor Ruapt utara Keluhkan Jalan Rusak

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Alasan Kuat Merokok Tak Boleh dalam Ruangan

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Rohul KLB DBD, Petugas Dinkes Tetap Bekerja di Hari Libur

Sabtu, 04 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pencegahan Karlahut Dilakukan Sedini Mungkin

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+