Jumat, 19 September 2025 - 13:47:18 WIB

Awalnya Dikira Kecelakaan Kerja, Ternyata Operator Kapal PT BBHA Tewas Dibunuh Rekan Kerja

BENGKALIS (Riaupunya.com) -- Misteri kematian seorang operator kapal besi PT BBHA bernama Nordi akhirnya terungkap. Polsek Bukit Batu memastikan, korban ternyata bukan meninggal akibat kecelakaan kerja, melainkan dibunuh oleh rekan kerjanya sendiri, Fauzi Alfuqori, pada Senin 15 September 2025 malam.

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa awalnya pihak perusahaan melaporkan kasus ini sebagai kecelakaan kerja. Korban yang sehari-hari bertugas sebagai nakhoda kapal pompong besi di Kanal Petak 17, Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, dilaporkan jatuh ke kanal saat berlayar.

Namun, penyelidikan polisi menemukan sejumlah kejanggalan dari keterangan saksi utama, Fauzi. “Awalnya saksi menyebut korban terjatuh setelah mengalami kejang-kejang. Tapi saat pemeriksaan lanjutan, keterangan saksi berubah-ubah hingga akhirnya ia mengakui perbuatannya,” jelas Kapolres, Jumat 19 September 2025.

Dari hasil interogasi, terungkap bahwa sebelum kejadian keduanya sempat terlibat cekcok di dalam kapal. Fauzi mengaku sakit hati karena sering dibully korban dengan kata-kata kasar. Pertengkaran pun memanas hingga Fauzi mengambil parang yang ada di kapal dan mengayunkannya ke arah korban.

“Korban sempat menangkis sehingga mengalami luka robek di tangan kiri. Setelah itu, korban terjatuh dan tidak berdaya. Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian membuang korban ke kanal serta membersihkan bercak darah di kapal,” ungkap Kapolres.

Parang yang digunakan juga ikut dibuang ke kanal. Tidak berhenti di situ, pelaku lantas berpura-pura panik dengan berteriak meminta tolong, seolah-olah korban jatuh karena kecelakaan.

Polisi memastikan, kematian Nordi bukan disebabkan penyakit atau kecelakaan kerja. “Korban meninggal dunia akibat dibunuh, bukan karena riwayat penyakit ataupun kecelakaan sebagaimana laporan awal perusahaan,” tegas AKBP Budi.

Jenazah Nordi sempat divisum di Puskesmas Sei Pakning, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. (AP)

Berita terkini

Kasus Pembakar 2 Unit Kapal, Kasi pidum Lupa Nama Terdakwa

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Banjir Sampang Meluas, Genangan Air Kian Tinggi

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bacakan Pleidoi, Irman Gusman Sedih Atas Tuntutan JPU

Kamis, 09 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Awal Tahun, Inapektorat Terima 4 Pemohonan Cerai

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Guru Les Ditemukan tak Bernyawa di Kamar Kos Depok

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Satu Unit Rumah di Jalan Dahlia Pekanbaru Terbakar

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Prabowo Ingin Penyadapan SBY Digulirkan di DPR

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Polisi Selidiki Pembuat dan Penyebar Hoax KTP Ganda

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bom Pipa di Kuningan Mengandung Unsur Belerang dan Potasium

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Diduga Terima Suap 400 Juta Rupiah, Jaksa Kejagung Ditangkap

Jumat, 03 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+