Rabu, 29 Mei 2024 - 07:50:10 WIB

Bahas Pengamanan Pilkada, Komisi Kepolisian Nasional Kunker ke Polda Riau

PEKANBARU -- Dalam rangka pemantauan persiapan pengamanan Pilkada serentak 2024 di Provinsu Riau, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan kunjungan kerja ke Polda Riau, Selasa, 38 Mei 2024.

Kunjungan kerja ini juga bagian dariKlarifikasi Saran dan Keluhan Masyarakat (SKM).

Kedatangan Tim Kompolnas diterima Kapolda Riau, Irjen PolMohammad IqbalSIK MH. Kpolda menerima paparan dari Kompolnas, yang dihadiri seluruh PJU Polda.

Kunjungan Kompolnas ini diwakili oleh anggotanya, Irjen Pol. (Purn) Drs Pudji Hartanto IskandarMM dan H Mohammad Dawam SHI MH, serta didampingi Kompol Mardonna Lamtio SPd MM., Briptu Iqbal Prasetia GunawanSE., Briptu Rizal PermanaSHMH., dan Briptu Sulva Windayani.

"Selaku Kapolda saya mengucapkan selamat datang kepada Tim Kompolnas, kami mendukung data yang dibutuhkan Kompolnas dalam rangka kesiapan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 Polda Riau. Kami sudah melakukan berbagai persiapan pengamanan Pilkada serentak 2024 di wilayah hukum Polda Riau mulai dari persiapan perencanaan anggaran, administrasi maupun pembinaan personel. Bahkan ada beberapa inovasi yang kami lakukan untuk meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan Pilkada serentak nanti," papar Kapolda.

Salah satu inovasi dimaksud yang dipaparkan kepada Tim Kompolnas di ruang kerja kapolda adalah sistem pengendalian operasi pengamanan pilkada dengan memanfaatkan IT, melalui Commad Center yang dikendalikan langsung oleh Kapolda. Yakni pada saat pencoblosan dan pasca pencoblosan di tempat penungutan suara (TPS) yang tersebar diseluruh wilayah Provinsi Riau.

Selaku Anggota Kompolnas, Pudji Hartanto mengapresiasi kinerja kapolda dalam mempersiapkan pengamanan Pilkada di Riau.

"Kali ini saya melihat seorang kapolda memimpin langsung rapat persiapan pam pilkada dengan mengenalkan detil satu persatu seluruh PJU di hadapan Kompolnas secara lengkap. Ini cerminan kinerja kapolda yang luar biasa, hebat," tutur Pudji.

Sesi pendalaman paparan yang dipimpin Irwasda Kombes Pol HermansyahSHSIK MH, teknisnya disampaikan secara detil oleh Karoops Polda Riau Kombes Pol. Rony Lumban Gaol.

Sedangkan Mohammad Dawam selaku anggota kompolnas dalam pendalamannya menekankan antisipasi pada aspek potensi kerawanan konflik horizontal.

Hal ini mengingat potensi konflik sosial Pilkada diantara para pendukung paslon lebih dominan dan nyata dari potensi konflik horizontal di Pilpres maupun Pileg. Yakni konflik yang head to head, maka itu perlu diantisipasi segala kemungkinan dengan menkooordinasikan pam sejak dini dari seluruh stackholders kepemiluan dan Pemerintah Daerah oleh aparat penegak hukum di tingkat provinsi.

Oleh karena itu perlu MoU Polda dengan Instansi pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk menciptakan pilkada yang damai, kondusif, aman dan bermartabat. Yakni dengan kerjasama bersama Pemerintah Daerah, KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi, kejati, Pengadilan Tinggi, PT. TUN hingga Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau, dan Komisi Informasi Provinsi Riau penting.

"Jika nanti terjadi sengketa informasi pemilu diantara para paslon, maka yang berhak menangani sengketa informasi pemilu adalah Komisi Informasi Provinsi Riau. Ini sekedar contoh langkah antisipatif yang perlu dipersiapkan, juga antisipasi terjadinya konflik sosial akibat data daftar pemilih tetap (DPT) khususnya di wilayah rawan tapal batas Provinsi Riau," harap Dawam.

Pemantauan persiapan pengamanan pilkada juga dilakukan kompolnas dengan mengunjungi Polresta Pekanbaru yang diterima langsung Kapolresta Kombes Pol.Jeki Rahmat bersama PJU.

Polresta Pekanbaru dalam kesempatan ini menekankan aspek pentingnya netralitas bagi anggota polri, pentingnya sinergitas anggota polri dengan aparat penegak hukum, dan pengemban fungsi keamanan (TNI). Juga pentingya optimalisasi peran strategis bhabinkamtibmas dan intelijen guna meninimalisir segala potensi gangguan keamanan pada Pilkada serentak 2024 di Riau ini.

"Semua perlu diantisipasi dengan melakukan komunikasi yang baik kepada semua pihak," saran penutup Pudji Hartanto.**

Berita terkini

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Pekarangan Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus DBD di Pekanbaru tak Terkendali, Ini Saran DPRD

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Harris Resmikan Dua Proyek Dermaga di Kuala Kampar

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Ruang Koruptor Melepas Rindu dengan Keluarga

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+