Selasa, 16 Agustus 2022 - 08:35:56 WIB

50 Guru Kelompok Pertanian SMK PK Diberi Pendampingan oleh Disdik Riau

RiauPunya.com (Pekanbaru) --
Setelah memberikan pendampingan terhadap guru otomotif jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM), kini Dinas Pendidikan (Disdik) Riau kembali memberikan pendampingan terhadap guru Agribisnis dan Agro Teknologi SMK Pusat Keunggulan (PK).

Jumlah guru SMK PK yang diberi pendampingan sebanyak 50 orang dari 12 kabupaten/ kota di Riau.

"Setelah guru TBSM kita beri pendampingan, kini kelompok guru pertanian diberi pendampingan penguatan kompetensi guru," kata Kabid SMK Disdik Riau Dr Yusri Rasul, saat membuka Pendampingan Guru SMK PK, Senin 15 Agustus 2022 malam di Hotel Furaya Pekanbaru.

Pendampingan guru SMK PK, kata Yusri, bagian dari komitmen Disdik Riau meningkatkan kualitas guru SMK di Riau. Apalagi, kualitas mutu pendidikan salah satu penentunya berada di tangan guru yang berkualitas. Pendampingan guru PK ini hasil akhirnya, guru bisa menghasilkan elemen modul bahan ajar SMK PK.

Modul ini sangat diperlukan bagi kemajuan dan tuntutan sesuai dengan perkembangan SMK PK terutama jurusan kelompok pertanian. Tidak hanya itu, modul yang dihasilkan ini akan menjadi acuan pembelajaran di kelas, pembelajaran di IDUKA atau pembelajaran kelas industri atau yang sering disebut teaching factory.

" Saya harap dengan kegiatan pendampingan guru SMK PK jurusan agribisnis dan agroteknologi ini bisa menghasilkan 12 elemen modul bahan ajar. Kalau di kelompok TBSM dikegiatan beberapa waktu lalu, menghasilkan 10 modul pembelajaran. Kalau di kelompok pertanian saya harapkan bisa hasilkan 12 bahan ajar untuk SMK PK," kata Yusri.

Sementara itu, ketua panitia kegiaan Pendampingan SMK PK se Provinsi Riau Alman mengatakan tujuan pendampingan guru sekolah PK dan ini untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya dalam implementasi kurikulum merdeka.

Selain itu, kegiatan ini untuk menghasilkan bahan ajar yang nantinya akan dijadikan jurukan atau perbadingkan bagi SMK di Riau." Kami ingin kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 15 hingga 18 Agustus ini bisa menghasilkan bahan ajar bagi sekolah PK. Dengan instruktur dari Kemendikbud Ristek RI dan Politeknik Kampar, hendak peserta dapat mengikuti dengan serius. Ilmu dari instruktur sangat bermanfaat bagi peserta," kata Alman. (rls)

Berita terkini

Prof Zailuddin Ariffin: UiTM di Hatiku UIR di Jiwaku

Senin, 08 April 2019 - 15:20:29 WIB

FIB Unilak Yudisium 104 Mahasiswa

Sabtu, 06 April 2019 - 19:10:03 WIB

Mantan Ketua Komisi Yudisial RI isi Kuliah Umum di Unilak

Sabtu, 06 April 2019 - 11:55:04 WIB

Gubernur Syamsuar Lantik DPD IMM Riau

Jumat, 05 April 2019 - 18:00:57 WIB

Rektor Unri: Tugas dan Fungsi SPI Harus Diperkuat

Kamis, 04 April 2019 - 21:50:41 WIB

87 Persen lebih Pejabat di PTN Telah Melaporkan LHKPN

Kamis, 04 April 2019 - 19:10:44 WIB

Pascasarjana Unilak Yudisium 78 Wisudawan

Kamis, 04 April 2019 - 15:45:36 WIB

Unilak Ajukan Hutan Pendidikan ke Kementerian LHK

Selasa, 02 April 2019 - 20:40:46 WIB

Minat Jadi Advokat, Fakultas Hukum UIR Buka PKPA

Rabu, 03 April 2019 - 00:40:44 WIB

Sambil Ngopi di Cafe, Kini Bisa Daftar Kuliah di Unilak

Selasa, 02 April 2019 - 08:50:57 WIB

Mahasiswa KKN Unri Diberi Pembekalan

Senin, 01 April 2019 - 13:41:58 WIB

Pascasarjana Unilak dan Unisba Gelar Focus Grup Discusion

Jumat, 29 Maret 2019 - 17:59:25 WIB

Fakultas Hukum Unilak Kembali Raih Akreditasi A

Jumat, 29 Maret 2019 - 11:35:54 WIB

Archandra: Mahasiswa harus Merubah Pola Pikir

Selasa, 26 Maret 2019 - 14:20:21 WIB

Mahasiswa UIR akan Gelar Konferensi Bersama SPC IIUM

Sabtu, 23 Maret 2019 - 10:50:05 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+