Wisudawan Umri Diminta Jangan Pernah Berhenti Menuntut Ilmu
RIAUPUNYA.COM -- Wakil Ketua Majalis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Edi Suandi Hamid, M.Ec menyebut Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat diera revolusi indutri 4.0 saat ini mau tidak mau harus dikuti dan disikapi dengan terus belajar, jangan pernah berhenti belajar.
Hal itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan secara daring pada sidang senat terbuka, wisuda Universitas MUhammadiyah Riau (Umri) ke XX dan XXI, Sabtu 27 Nopember 2021. Pelaksanaan wisuda ditengah pendemi Covid-19 ini berlangsung dengan menerapkan Protokol kesehatan.
Lebih lanjut Edi Suandi menyampaikan, belajar teknologi informasi dan keterampilan ataupun ilmu yang diperoleh dibangku kuliah harus terus dilakukan,"jangan sekali-kali wisudawan-wisudawati berhenti belajar, ilmu yang saudara peroleh itu akan cepat sekali usang, karena kalau tidak belajar, maka produktifitas akan menurun, apakah itu pendidikan non formal, ataupun pendidikan formal, dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi," tegasnya.
Ketika belajar, lanjutnya, tidak hanya terpaku pada skill, banyak dijumpai ditengah kehidupan kita seseorang itu masju karena sof skill yang dimilikinya, 80 persen hal itu dijumpai.
"Apa itu sofskillnya, yakni kemampuan berkomunikasi, kemampuan beradaptasi, leadership, displin, ini sangat penting saudara-saudara miliki," ujarnya.
Sekretaris LLDIKTI Wilayah X, Yandri,SH, MH menyebut, dengan pelaksanaan wisuda, bukan berarti tugas menuntut ilmu bagi para wisudawan selesai, belajar untuk pintar, cerdas, berilmu pengetahun, berwawasan dan mandiri adalah sebuah kebutuhan, karena lingkungan kehidupan akan terus berubah.
"Anda jangan berhenti belajar, dengan menganggap diri sudah pintar adalah suatu kesalahan yang sangat, sangat karena jika berhenti belajar, karena jika anda berpikir berhenti belajar, setelah menyelesaikan pendidikan, maka itu merupakan sutu pemikiran yang tertinggal, teruslah berinovasi kembangkan potensi diri, belajar dan belajar," tegasnya lagi.
Yandri juga mengingatkan kepada alumni Umri untuk masih bisa berkontribusi, meski sudah tidak lagi menimba ilmu dikampus. "Anda telah menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, karena itu dimanapun anda berada tetap harus menjaga nama baik almamater, dan berkontribusilah untuk memajukan Umri ini,"ujarnya.
Sementara Rektor Umri Dr Mubarak MSi dalam sambutannya juga menekankan akan pentingnya untuk terus menuntut ilmu. Tamat dari Umri tidak serta mereta harus berhenti belajar. Mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi ditengah masyarakat pasa kuliah adalah sesuatu yang sangat penting dan harus dimiliki8 oleh seorang alumni.
"Jaga terus nam abaik almamater diluar kampus, dan berilah kami pihak kampus masukan-masukan membangun, untuk kemajuan kampus yang kita banggakan ini," ungkapnya.
Dapatkan informasi terkait pelaksanaan wisuda umri lainnya di http://www.umri.ac.id
Adapun jumlah wisudawan kali ini adalah sebanyak 930 orang, pelaksanaan wisuda ini dilaksanakan selama Dua hari, yakni Sabtu dan Ahad. Untuk Sabtu diwisuda sebanyak 459 orang dan pada Ahad sebanyak 471 orang.(lan)










































