Kamis, 03 Juni 2021 - 13:30:36 WIB

Kolaborasi LPPM dan Dosen FH Unilak

Bantu Masyarakat Umban Sari Lewat Bank Sampah dan Hukum Bisnis

Riaupunya.com -- Dosen Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning melakukan Pengabdian di Kelurahan Umban Sari. Pengabdian dalam rangka wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi kepada masyarakat.

Di pengabdian ini menggandeng LPPM Unilak untuk membantu masyarakat lewat program bank sampah, sementara materi hukum bisnis dilakukan oleh dosen fakultas Hukum yaitu Dr. Yeni Triana. S.H.M.H, Devie Rachmat SH. M. Kn, dan Yella Natasha.W. SH. M.Kn.

Pengabdian dosen Fakultas Hukum juga menggandeng tim LPPM Unilak, yang diwakili oleh sekretaris LPPM Dr. Jeni Wardi. SE. AK., CA. MM.

Mengangkat tema sinergi bank sampah Unilak dengan Warung tradisional terhadap limbah sampah dalam perspektif hukum bisnis di wilayah Argopuro kelurahan Umban Sari.

Kegiatan digelar di aula Kantor Lurah Umban Sari Rumbai. LPPM Unilak telah berpengalaman membina bank Sampah di berbagai daerah di Riau dan mendapatkan dukungan dari PT CPI. Rabu 2 Juni 2021.

Selama pengabdian warga tampak antusias mendengarkan penjelasan tentang Hukum bisnis dan peluang menambah pendapatan dari bisnis pengelolaan sampah.

Menurut sekretaris LPPM Unilak Dr. Jeni Wardi, SE.AK.CA.MM, Saat ini di Unilak telah memiliki bank sampah dan masyarakat sekitar kampus bisa mengirimkan.

"Bank sampah Unilak operasional dari jam 10-15.00 dan siap untuk melayani dan menimbang sampah sampah dari masyarakat Umban Sari," katanya.

Dijelaskan Jeni Wardi, LPPM sudah membina bank sampah dibeberapa daerah di Riau, dan saat ini Unilak berdiri bank sampah yang bisa menampung sampah sampah dari mayarakat, akan di olah menjadi produk produk ekonomis, dan masyarakat mendapatkan pendapatan tambahan.

"Ini harus kita kampanyekan dengan masif, agar terus berkelanjutan, dan ternyata di kelurahan Umban Sari belum memiliki bank sampah,"pungkasnya.

Dr. Yetti saat ditemui mengatakan kami bersinergi dengan LPPM karena materi pengabdian ini ada unsur pemerintah, akademisi, dan perusahaan yang mensuport sehingga ini menjadi berdaya guna.

"Sampah sampah yang tadinya limbah bisa menjadi bisnis artinya berdaya guna. Materi Hukum disampaikan supaya jangan melanggar aturan-aturan itu, bisnisnya tentu mendapatkan keuntungan jadi tidak melanggar ketentuan, makanya kita bersinergi,"

Sementara itu Abdurrahman Siregar salah satu peserta mengatakan ini potensi bagus, selama ini tidak ada tempat bank sampah di Umban Sari, kalau nantinya ada bank sampah di sini, tentu kita kirim kesana, dan sudah tentu akan dapat untung, sebenarnya jika ada bank sampah di Umban Sari kami siap mendukung yang penting ada infrastrukturnya.

"Apa yang dilakukan dosen Unilak ini bagus sekali ini menambah pengetahuan, pengelaman sehingga bisa menambah pendapatan, yang terpenting konsisten," ujar Abdurahman yang bekerja sebagai pedagang.

Kegiatan pengabdian berlangsung selama dua jam dan diisi sesi tanya jawab. Kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan, setiap narasumber dan warga wajib menggunakan masker dan duduk berjarak. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Generasi Baru Indonesia (genbi) yang merupakan mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia. (rls)

Berita terkini

Unggul Tipis, Prof Syafrinaldi Kembali Pimpin UIR

Jumat, 23 April 2021 - 14:55:21 WIB

Terapkan Prokes Ketat, Unilak Gelar Wisuda Dua hari

Rabu, 07 April 2021 - 12:00:18 WIB

Jalin Kerjasama Dengan IDI Riau, Sejarah Bagi FH Unilak

Rabu, 03 Maret 2021 - 17:45:58 WIB

Unilak dan Pemkab Inhil Sepakat Jalin Kerjasama

Minggu, 14 Februari 2021 - 12:05:35 WIB

DPM, Presiden dan Wapres BEM Unilak Resmi Dilantik

Kamis, 11 Februari 2021 - 16:50:11 WIB

Unilak Jalin Kerjasama dengan PT Rokan Horizon Nusantara

Minggu, 17 Januari 2021 - 15:30:42 WIB
Dituangkan dalam MoU

Unilak - PDGI Riau Sepakat Jalin Kerjasama

Selasa, 12 Januari 2021 - 09:40:48 WIB

UIR akan Terima Pemenang MTQ-VP Tanpa Test

Selasa, 05 Januari 2021 - 10:20:51 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+

Religi