Rabu, 03 Maret 2021 - 11:45:09 WIB

Terbanyak Secara Nasional, 1,3 Juta UMKM di Jabar Sudah Menggunakan QRIS

Riaupunya.com -- Terbanyak secara nasional, saat ini terdapat sekitar 1,3 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat (Jabar) sudah menggunakan metode pembayaran cashless dengan menggunakan QRIS.

Hal itu terungkap dalam pelaksanaan pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 secara virtual yang dilakukan di beberapa wilayah kerja Bank Indonesia, Rabu 3 Maret 2021.

Pelaksanaan pameran tersebut di Jabar BI bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar bertempat di Hotel Savoy Homann Bandung. Hadir Ketua Dekranasda Jabar Atalia P. Kamil, Kepala Perwakilan BI Jabar Herawanto dan perwakilan DPR RI Komisi XI Ahmad Najib.

Kepala BI Jabar Herawanto mengatakan KKI 2021 merupakan ajang pameran UMKM berkualitas dari berbagai wilayah di Indonesia. UMKM dari Jabar sendiri merupakan UMKM pilihan yang sebelumnya mengikuti Karya Kreatif Jabar (KKJ) yang diselenggarakan BI Jabar sebelumnya.

Herawanto mengatakan KKJ dan KKI 2021 merupakan salah satu upaya untuk membantu kalangan UMKM dalam mempromosikan produknya dimasa pandemi Covid-19. Pameran secara virtual ini juga menjadikan ajang UMKM untuk berjualan langsung dengan menggunakan metode pembayaran cashless.

“KKI 2021 ini seri pertama, akan dilanjutkan nanti Juni dan Agustus. Ini juga untuk mengembalikan kembali kebanggaan masyarakat untuk menggunakan produk lokal. BI membantu melalui penyediaan pasar dan juga mempermudah pembayaran melalui QRIS,” tegasnya.

Melalui program ini, tambah Herawanto, BI juga membantu peningkatan kapasitas UMKM, perluasan penggunaan QRIS dan pemberian penghargaan kepada UMKM berprestasi.

Ia menyebutkan, saat ini di Jabar sebanyak 1,3 juta UMKM sudah menggunakan metode pembayaran cashless dengan menggunakan QRIS.

“Jabar terbanyak secara nasional, sekitar 1,3 juta. Tahun 2021 ini targetnya bisa mencapai 2,3 juta UMKM yang sudah bergabung dengan QRIS,” tambahnya.

Herawanto juga mengatakan, kedepan, QRIS juga dapat diterapkan di pasar-pasar yang ada di Jabar. Melalui program pasar juara, BI akan berkolaborasi dengan Pemprov Jabar untuk membantu pedagang mengaplikasikan QRIS. Ia mengatakan, dalam waktu dekat sejumlah pasar di Jabar akan mulai mengaplikasikan QRIS. (dan)

Berita terkini

Disperindag Sebut Peminat Daging Sapi di Pekanbaru Masih Tinggi

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemko Pekanbaru Targetkan Tanam 15 Hektare Cabai Keriting

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gara-gara hal ini, Anggota DPRD Dumai Gaduh

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tutup Tanwir Muhammadiyah, Ini yang Disampaikan JK

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubernur Riau Ajak Masyarakat Tanam Cabe di Pekarangan Rumah

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Sakai Tutup Akses ke Water Park Hutahaean Group di Duri

Sabtu, 25 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

DBD Capai 99 Kasus, DPRD Salahkan Pemko Pekanbaru

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tengku Azwendi : Masyarakat Minta Pembangunan Jalan

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

BRK Dipercaya Pemkab Lingga Kelola PBB-P2

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Traffic Light Bundaran Jaya Mukti tak Berfungsi

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Sejumlah Desa Monopoli Biaya Pemasangan Kwh Lisdes

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Presiden Jokowi Serahkan Urusan Freeport ke Jonan

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Fitur Anyar WhatsApp: Pajang Status Foto Atau Video

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Siak Optimis Raih Adipura tahun ini

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Kasus DBD di Pekanbaru tak Terkendali, Ini Saran DPRD

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pemuda Muhammadiyah Dorong Fatwa Haram untuk Pekerja Buzzer

Senin, 20 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua MPR Sarankan Korban Berita Hoax Melapor

Minggu, 19 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+