Senin, 14 Desember 2020 - 08:25:34 WIB

Ditangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair

Riaupunya.com - Pupuk merupakan suatu yang sangat penting bagi tanaman, terutama pupuk cair yang lebih mudah diserapkan tanaman. Atas dasar inilah dosen Unilak tim memanfaatkan limbah kotoran ternak baik padat maupun cair (urine) diolah menjadi pupuk organik.

Bahkan, tim dosen Unilak yang terdiri dari Ir Latifa Siswati MP, Dr Anto Ariyanto SSi MSi , Sri Utami Lestari SP MSi, Dr David Setiawan ST MT dan Alexander Yandra SIP MSi memberikan pelatihan pemanfaatan urine ternak ini menjadi pupuk cair ke petani klengkeng pingpong di Desa Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kampar.

"Di lokasi pelaksanaan kegiatan penyuluhan yang kami lakukan, banyak ternak kerbau. Bahkan, setiap rumah memilikinya. Jika setiap kerbau sehari menghasilkan urine 15 hingga 25 liter per hari maka jika setiap rumah memiliki 2 ekor ternak saja, mereka akan menghasilkan 30 -50 liter setiap hari. Ini merupakan potensi besar untuk dijadikan pupuk cair," ujar Ir Latifa Siswati MP, Ahad 12 Desember 2020.

Pupuk organik ramah lingkungan dari limbah ternak ini bisa memutus ketergantungan petani terhadap pupuk urea atau pupuk kimia lainnya yang justru mencemari lingkungan. Dengan demikian, para petani tak perlu repot memikirkan dan membeli pupuk urea. "Cukup tanaman dipupuk dengan menggunakan pupuk organik yang berasal dari limbah urine sapi," ujar Ir Latifa Siswati MP.

Pupuk organik mempunyai efek jangka panjang yang baik bagi tanah, yaitu dapat memperbaiki struktur kandungan organik tanah. Selain itu juga menghasilkan produk pertanian yang aman bagi kesehatan, sehingga pupuk organik ini dapat digunakan untuk pupuk yang ramah lingkungan.

Pupuk cair dari urine ternak banyak manfaatnya seperti sebagai zat perangsang pertumbuhan akar tanaman pada benih/bibit, pupuk daun organik, meningkatkan pertumbuhan tanaman, mempercepat waktu panentanaman, dan membantu pembentukan bibit tanaman dan juga pembentukan buah. "Jika dicampur dengan pestisida organik bisa membuka daun yang keriting akibat serangan thrip," ujar Ir Latifa Siswati MP.

Pelatihan pemanfaatkan urine ternak sebagai pupuk cair ini merupakan kelanjutan pemanfaatkan teknologi tepat guna sistim penyiraman dan pemupukan otomatis berbasis Raspberry untuk tanaman kelengkeng pingpong menuju agrowisata di Kabupaten Kampar. (rls)

Berita terkini

Lantik Pengurus SMSI Jawa Barat, ini Pesan Auri Jaya

Kamis, 10 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Komisi I DPRD Riau Dalami Laporan LBH Sakai

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Pajak Pertalite di Riau Turun 5 Persen

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Aklamasi, Said Syarifuddin Pimpin HNSI Inhil

Kamis, 22 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Antisipasi Kondisi Cuaca, ini Himbauan Diskes Pekanbaru

Kamis, 22 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Puan Maharani : Kakek Saya Juga dari Sumatera Barat

Rabu, 14 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Kekurangan Bidan, Pertolongan Ibu Hamil tak Maksimal

Rabu, 14 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Waw.. Google Suntik Dana untuk Go-Jek USD 1,2 Miliar

Senin, 29 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Dailami Firdaus: Kembalikan Kedaulatan Ekonomi Ummat

Senin, 29 Januari 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+