Senin, 02 November 2020 - 09:59:39 WIB

Italia Bakal Umumkan Karantina Wilayah yang Baru

RIAUPUNYA--Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte diperkirakan akan mengumumkan peraturan pembatasan sosial untuk memutus rantai penularan virus corona. Conte akan menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen pada Senin (2/10) sore waktu setempat.

Ia akan menyampaikan langkah tambahan dan mendesak dukungan dari masyarakat luas. Langkah ini dilakukan setelah warga Italia menggelar protes atas kebijakan pembatasan sosial yang dianggap membatasi pergerakan individu dan merugikan bisnis.

Pada Ahad (1/11) Conte berunding dengan para gubernur dan perwakilan dari kota untuk meminta dukungan dari pemerintah daerah. Ia mengatakan akan berusaha agar sekolah dapat tetap dibuka.

Italia mengonfirmasi 30 ribu kasus infeksi Covid-19 dua hari berturut-turut. Pekan lalu Conte menutup gym, kolam renang, bioskop, dan teater.

Ia juga melarang bar dan kafe melayani pelanggan di atas pukul 18.00 kecuali untuk dibawa pulang atau melalui pesan-antar. Pusat keuangan Italia, Milan, adalah salah satu wilayah yang paling terdampak pandemi setelah Lombardy.

Lombardy merupakan daerah pertama di Eropa yang didera pandemi. Angka kasus infeksi juga meningkat di selatan wilayah Campania serta daerah padat penduduk seperti Naples.

Berita terkini

Madani Mart Saat ini Sudah Hadir di Pekanbaru

Minggu, 03 Juni 2018 - 00:00:00 WIB
Bantu Pedagang Kecil

OSO Borong Makanan Takjil di Benhil

Kamis, 31 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Program Ketahanan Keluarga Prioritas Forhati

Sabtu, 26 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Hidupkan Koopssusgab, Permudah Pekerjaan polisi

Kamis, 24 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Lantik Pengurus SMSI Jawa Barat, ini Pesan Auri Jaya

Kamis, 10 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Komisi I DPRD Riau Dalami Laporan LBH Sakai

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Pajak Pertalite di Riau Turun 5 Persen

Senin, 26 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Aklamasi, Said Syarifuddin Pimpin HNSI Inhil

Kamis, 22 Maret 2018 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+