Kamis, 12 Maret 2020 - 15:35:57 WIB

Unri Kukuhkan Dua Guru Besar

Kembangkan Komoditas Unggulan Lokal dan Inovasi yang Menyentuh Kehidupan Ekonomi Masyarakat

Riaupunya.com -- Universitas Riau (Unri) kembali laksanakan Pengukuhan Guru Besar, di Gedung Rektorat Ruang Serbaguna Siak Sri Indrapura Lantai IV Kampus Bina widya Unri. Dua orang Guru Besar tersebut dikukuhkan oleh ketua senat Unri, Kamis 12 Maret 2020,

Pengukuhan Guru Besar kali ini, merupakan pengukuhan yang pertama kalinya dilaksanakan Unridi Tahun 2020. Sehingga jumlah Guru Besar Unri yang aktif hingga saat ini menjadi sebanyak 69orang.

Guru Besar yang dikukuhkan adalah Prof Dr Henny Indrawati SP MM dari Fakultas Keguruan danIlmu Pendidikan (FKIP) dengan judul pidato Penataan Kelembagaan untuk Mewujudkan Industri Kecil Berdaya Saing Tinggi. Dan Prof Dr Ir Netti Aryani MS dari Fakultas Perikanan dan IlmuKelautan dengan judul pidato Strategi Pengembangan Domestikasi Ikan Geso dalam Rangka Mempersiapkan Kandidat Ikan Budidaya.

Rektor Unri Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA dalam sambutannya,menyampaikan bahwa Unri memiliki program kegiatan untuk percepatan Guru Besar dimana diberikan skim penelitian serta klinik terkait permasalahan komponen yang dibutuhkan sehingga dapat diusulkan ke kementerian.

Terpaut dengan orasi ilmiah dari dua Guru Besar yang baru dilantik ini sangat sesuai dengan road map penelitian dan inovasi di Unri yang mengedepankan pengembangan komoditas unggulan lokal dan juga kegiatan inovasi yang langsung menyentuh kehidupan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, dari penelitian Prof Dr Henny Indrawati SP MM,menggambarkan pengembangan industri kecil dimana harus memiliki daya saing yang terusberlanjut. Karena di perhatikan industri kecil di Indonesia saat ini tingkat persaingannya lemahdimana tidak berlanjut dengan modal dan pendapatan tidak berimbang.

Industri kecil di Indonesia kebanyakan merupakan industri keluarga pemilik dan pekerja yangmerangkap atau karyawannya dari keluarga dengan kemapuan pasar yang terbatas dengan skalamodal sangat kecil serta teknologi terbatas yang tercampur dengan aset usaha dan keluarga.

"Terkait hal ini, usaha kecil juga merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia,"tutur Rektor.

Oleh karena itu, penelitian ini memberikan jalan keluar untuk mengatasi permasalahan terutama penataan kelembagaan. Baik melalui dari kelompok usaha bersama, kelembagaan permodalan baik kredit secara formal dan informal, kelembagaan pemasaran baik memasarkan langsung maupun melalui pengecer sebelum sampai kekonsumen dan sekarang paling ampuh melaluimedia sosial dan juga bisa melalui mitra usaha yang terus harus di jaga.

Sedangkan dengan penelitian Prof Dr Ir Netti Aryani MS, penelitian pengembangan domestikasiikan geso yang merupakan ikan unggulan lokal, produksi ikan geso ini baru dari penangkapanalam yang belum dibudidayakan dan semakin berkurang jumlah penangkapannya baik olehkondisi lingkungan maupun kondisi kelebihan tangkap.

Satu upaya yang perlu dikembangkan adalah bagaimana mengembangkan membudidayakan ikan tersebut. Karenanya muncullah penelitian dimana penelitian ini telah lama dan rutin terus mendapat hibah dari kementerian untuk penelitian ikan geso ini. Serta dari penelitian ini telah berhasil melakukan domestifikasi tetapi masih lp dalam pembenihan baik secara buatan dan terkendala mencari induk yang susah didapatkan.

“Kita berharap, budidaya ikan ini menjadi komoditas unggulan terkhusus Riau. Nanti kalauberhasil mengembangkan pembibitan ikan geso ini secara komersial kita launching bersama-sama serta menjadikan icon Unri,” ungkapnya. (rls)

Berita terkini

Ini Calon Rektor Universitas Lancang Kuning 2019-2023

Kamis, 17 Oktober 2019 - 15:40:45 WIB

42 Mahasiswa Mengikuti Yudisium Fakultas Pertanian

Kamis, 10 Oktober 2019 - 17:35:29 WIB

Unilak Wisuda 1044 orang, Rektor Sampaikan Kemajuan Unilak

Sabtu, 12 Oktober 2019 - 18:05:54 WIB

Unilak Gelar Wisuda 59, Diikuti 1.044 Wisudawan

Jumat, 11 Oktober 2019 - 13:18:16 WIB

FIA Unilak Gelar Yudisium, 90 Mahasiswa Raih Gelar Sarjana

Kamis, 10 Oktober 2019 - 15:45:49 WIB

FT Unilak Yudisium 41 Mahasiswa

Rabu, 09 Oktober 2019 - 10:55:46 WIB

40 Mahasiswa Kurang Mampu Terima Dana Zakat dari UPZ UIR

Sabtu, 05 Oktober 2019 - 23:10:27 WIB

288 Mahasiswa Unilak Resmi Bergelar Sarjana Hukum

Jumat, 04 Oktober 2019 - 05:35:49 WIB

Unilak Tuan Rumah Kursus Dinas staf Menwa

Sabtu, 28 September 2019 - 22:50:30 WIB

Sempena Milad ke-57, UIR Luncurkan Dua Buku

Sabtu, 28 September 2019 - 14:20:36 WIB

Profesor dari Jerman isi Kuliah Umum di Prodi Elektro Unilak

Sabtu, 28 September 2019 - 09:00:58 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+