Wakapolri: Jadilah Mahasiswa Kritis dengan Memiliki Solusi
Riaupunya.com -- Wakil Kepala Kepolisisn Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Dr. Gatot Eddy Pramono, MSi, mengajak mahasiswa agar lebih kritis serta menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan kemerdekaan. Kritis dengan solusi.
Hal itu disampaikan Wakapolri dihadapan Mahasiswa Universitas Riau (Unri) saat memberi kuliah umum yang berlangsung di aula Sutan Balia Fisipol Unri, Rabu 11 Maret 2020.
"Mahasiswa merupakan garda terdepan perubahahan terhadap isu-isu sosial dan kebijakan pemerintah dimana juga mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan aspirasi, memberikan pendapat dan pertimbangan solusi untuk memperbaiki kondisi sosial politik saat ini," kata Wakapolri.
Dalam kuliah umum dengan tema “Merawat Kebhinekaan di era demokrasi” tersebut Wakapolri menyebut bahwa di era teknologi saat ini Mahasiswa sebagai generasi yang pertama kali terpapar teknologi. Dengan pendekatan self filtering, mahasiswa diharapkan mampu menyaring informasi yang diterimanya lebih dulu sebelum mempostingnya.
“Salah satu hal yang sangat melekat dengan generasi milenial ialah penggunaan teknologi yang tinggi, khususnya internet. Teknologi komunikasi instan, yaitu media sosial, juga akrab dengan generasi milenial, generasi muda itu lebih cerdas. Mereka bisa membedakan mana hoaks dan mana tidak,” ujarnya.
Wakapolri juga mengajak Mahasiswa unri untuk bisa menjadikan perbedaan sebagai bagian mempersatukan kebersaman, jangan malah memperuncing perbedaan. Jika selalu memeperuncing perbedaan dengan tidak menggali persamaan, maka suatu saat nanti Indonesia hanya akan menjadi peta dalam sejarah.
"Jika kita selalu dapat mengangkat persamaan dalam perbedaan, memposisikan perbedaan sebagai kekayaan bangsa, maka Indonesia akan tetap ada selamanya," ungkapnya. (lan)











































