Persoalan Banjir di Pekanbaru Harus Jadi PR Bersama
Riaupunya.com -- Persoalan banjir yang menelan korban jiwa pada Selasa 18 Juni 2019 pagi yang menimpa sepasang pegantin muda, Yeni Rizki Pratiwi (27) dan Anto (30) dimana Sepeda motor yang di kendarai suaminya terpeleset dan terjatuh tepat di arus deras banjir yang menggenangi jalan tersebut, menjadi tamparan keras bagi Pemerintah kota Pekanbaru.
Bagaimana tidak, banjir yang sering dikeluhkan warga malah memakan korban. Melihat hal ini kalangan DPRD kota Pekanbaru ikut prihatin dan kembali meminta Pemko untuk tanggap menghadapi masalah banjir ini.
"Tentu hal ini menjadi PR dari Pemko khususnya instansi terkait dalam hal ini dinas PUPR. Memang penanganan banjir tidak harus langsung hilang tapi tentu ada solusi dilakukan agar hal seperti seharusnya tidak terjadi. Kita harap jangan sampai hal ini terulang kembali," tegas Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sigit Yuwono ST.
Politisi Demokrat ini juga meminta kepada RT RW, Lurah dan Camat mencari solusi kedepannya. Bila belum juga ditangani oleh pemerintah, baiknya para Lurah atau Camat bersama masyarakat memberikan rambu-rambu dititik banjir dan jalan yang berlubang.
"Mana jalan yang rusak dan batas parit harus diberikan rambu-rambu agar masyarakat yang berjalan dapat mengetahui. Dan jalan-jalan yang berlubang sesegera mungkin diperbaiki. Jangan sampai ada korban kembali," tegas Sigit. (nur)






































