Senin, 28 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Komunitas Puan Lisa

Fahriza: Saatnya Kaum Hawa Peduli Sampah

Fahriza selaku Ketua Puan Lisa meninjau hasil daur ulang dari sampah yang memiliki nilai ekonomis

Riaupunya.com -- Jumlah penduduk dan perubahan pola hidup masyarakat, serta kecepatan teknologi dalam menyediakan barang telah menimbulkan masalah baru yang sangat serius. Sebab, adanya barang yang sudah terpakai dan sudah tidak digunakan lagi mengakibatkan timbulnya sampah.

"Begitupun halnya di kabupaten Siak," kata Fahriza selaku Ketua Puan Lisa usai dikukuhkan.

Dari jumlah kepala keluarga lanjutnya, se kabupaten Siak mencapai 110.633 KK bisa menghasilkan sampah sebanyak 110.633 kg, kemudian jika dikalikan pertahunnya menjadi lebih kurang 39.827.880 kg.

"Dua hal tersebut menjadi faktor, dibentuknya Komunitas Perempuan Peduli Sampah atau disingkat Puan Lisa kabupaten Siak. Puan Lisa ini tergabung dari organisasi wanita se kabupaten Siak. Ini salah satu bentuk kepedulian kaum hawa terhadap pembangunan di Siak," ujar istri Yan Prana itu.

Fahriza menambahkan, sampah bisa diolah menjadi energi, terutama sampah perkotaan, sebab masalah sampah sudah menjadi masalah yang menimbulkan dampak sosial dengan kerugian sosial, material, hingga kesehatan di masyarakat. Oleh karena itu, dengan dibentuknya komunitas ini, setidaknya bisa mengurangi dampak buruk dari sampah tersebut.

Pengukuhan Puan Lisa tersebut dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Rubiati di gedung Tengku Mahratu Siak Ahad 27 Agustus 2017 pagi. Tampak hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafrilenti, Kadis Pariwisata Fauzi Asni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kadri Yafis, serta organisasi wanita se kabupaten Siak.

Sementara, Staf Ahli Bupati Rubiati mengatakan, melalui komunitas ini diharapkan permasalahan sampah bisa diatasi, melalui cara yang paling mudah untuk mengurangi sampah, diantaranya melakukan 4R, Reduce, Reuse, Recycle dan Replace.

"Untuk mengatasi sampah bisa dilakukan dengan cara 4R. Pertama Reduce, mengurangi sebisa mungkin memakai barang plastik. Kedua Reuse, merupakan sebuah aktivitas mengelola sampah dengan menggunakannya kembali. Ketiga Recycle, merupakan upaya pengurangan sampah dengan cara mendaur ulang. Dan keempat Replace artinya gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama," jelas Rubiati.

Mantan Kadis Pertanian itu mewanti-wanti, meskipun peluang ekonominya cukup besar, kegiatan ekonomi pengolahan sampah, limbah, dan daur ulang perlu memperhatikan keselarasan lingkungan. Perlu didukung oleh teknologi yang ramah lingkungan. Jangan sampai malah menimbulkan masalah dibelakang hari.

Salah seorang ibu yang enggan disebutkan namanya mengaku senang, ia bangga ketika melihat kepedulian kaumnya terhadap sampah. Sehingga para ibu bisa menggerakkan keluarganya untuk mengumpulkan, memilah dan sekaligus memaanfaatkannya.

Ia pun menyayangkan sikap warga yang masih enggan ketika diajak untuk peduli sampah rumah tangga dengan cara di tabung, tetapi justru memilih dengan cara dibakar.

Dari pantauan di lapangan pihak panitia telah memajang hasil kreatifitas ibu-ibu yang dilombakan, antara lain membuat barang-barang bekas dari sampah plastik menjadi pajangan, hiasan, tas, dompet, tempat pensil, tempat air minum dalam kemasan. Selain itu panitia juga membuat lomba yel-yel Puan Lisa per kelompok dan lomba operasi semut atau mengutip sampah terbanyak.(jas/rls)

Berita terkini

Wako Dumai Minta Pemantauan Kondisi Lingkungan di Tingkatkan

Senin, 28 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Ditengahi Yopi Arianto, Kisruh KNPI Inhu Mereda

Jumat, 25 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Nisa Juara Pertama Lomba Mendongeng se-Kabupaten Bengkalis

Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri: Wartawan Ikut Andil Sukseskan Pembangunan di Riau

Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Dilantik, Zulmansyah Sekedang Resmi Pimpin PWI Riau

Selasa, 22 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Tebar 58 Ribu Bibit Ikan Baung di Sungai Rokan

Senin, 21 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati Buka Muskab PMI Inhil Tahun 2017

Senin, 21 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Pembangunan SPAM Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Baru Disurati, DPRD Pekanbaru Belum Kembalikan 45 Mobdin

Kamis, 17 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Hut ke 72 RI, Desa Damai Lounching Website Resmi

Rabu, 16 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Azwan, Minta Dinas Terkait Awasi Penggalian Jalan

Senin, 14 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Penghijauan dan Bakti Sosial Pemdes Pematang Tebih

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Tim Paskibraka Rohil Rampungkan Latihan

Jumat, 11 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Segera Dilakukan Dishub Dumai

Jumat, 11 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Riau Dipercaya Jadi Tuan Rumah Hakteknas Tahun 2018

Kamis, 10 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Bupati : Mari Tingkatkan Kinerja dan Rebut Anggaran Pusat

Rabu, 09 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Pembangunan Jembatan Siak IV Tuntas Tahun Depan

Rabu, 09 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Hanya 527 Tower yang Berizin di Pekanbaru, Sisanya Ilegal

Rabu, 09 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Derita Muaro Sako Langgam, Warga Mengadu ke Dewan

Rabu, 09 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Ditetapkan Gubri, Walikota Dumai Apresiasi SK Penlok

Selasa, 08 Agustus 2017 - 00:00:00 WIB

Indra Gunawan : Edi Sakura Jangan Ngurus Proyek

Rabu, 26 Juli 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+