Kamis, 31 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Komitmen Majelis Syuro Qatar dalam Melindungi Pekerja Migran Indonesia

Riaupunya.com - Negara Qatar telah memberlakukan Undang-Undang tenaga kerja Qatar yang baru tentang perlindungan pekerja migran, yang memastikan bahwa hak-hak pekerja migran dilindungi di Qatar.

“Kami bersungguh-sungguh dalam melindungi para pekerja migran. Kami tidak akan mengabaikan hak-hak para pekerja migran baik muslim ataupun non muslim,” demikian disampaikan oleh Mohammad Bin Abdullah Al Sulaithi, Wakil Ketua Majelis Syuro Qatar, di gedung Majelis Syuro, Doha, Qatar, Kamis 31 Mei 2018.

Pernyataan tersebut terungkap dalam pertemuan antara delegasi Komite III DPD RI yang dipimpin oleh Abdul Aziz, senator dari Sumatera Selatan dengan Majelis Syuro Qatar. Hadir pula dalam pertemuan tersebut Duta Besar RI untuk Qatar, Muhammad Basri Sidehabi.

Dalam sambutannya, Abdul Aziz sangat mengapresiasi Majelis Syuro Qatar yang telah mengeluarkan Undang-Undang tenaga kerja Qatar yang baru terkait pekerja migran.

“Kami berharap dengan adanya regulasi baru ini dapat lebih melindungi dan menjamin hak-hak para pekerja migran Indonesia. Dan dapat meningkatkan kerjasama antara negara Indonesia dengan negara Qatar terkait penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia,” papar Abdul Aziz.

Dalam pertemuan tersebut senator Jawa Tengah, GKR Ayu Koes Indriyah menyoroti pekerja migran perempuan Indonesia yang rentan mengalami masalah. “Pekerja migran perempuan adalah yang paling banyak bekerja di sektor domestik. Sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah Qatar agar mereka lebih terlindungi dan aman dengan adanya Undang-Undang yang baru”, ungkap GKR Ayu.

Sementara, senator Kalimantan Selatan, Habib Hamid Abdullah meminta pemerintah Qatar untuk membuka peluang kerja di sektor tenaga kesehatan. “Kami mendengar pemerintah Qatar sedang membangun Rumah Sakit terbesar di Timur Tengah. Dan kami berharap pemerintah Qatar dapat mempekerjakan lebih banyak tenaga kerja kesehatan dari Indonesia, seperti dokter dan perawat,” ujar Habib Hamid.

Di akhir pertemuan, Wakil Ketua Majelis Syuro Qatar, menyatakan bahwa negara Qatar tidak pernah menghalangi pekerja migran Indonesia. Justru pihak Indonesia sendiri yang menghalangi para pekerjanya, terutama di sektor domestik untuk bekerja di Qatar.
“Kami menyayangi dan mencintai pekerja migran dari Indonesia. Karena mereka pekerja yang sederhana dan ramah. Mereka datang untuk memperbaiki kehidupannya. Maka permudahkanlah,” tegas Wakil Ketua Majelis Syuro Qatar.

Hadir dalam pertemuan ini, Delegasi Komite III DPD RI, yang terdiri dari Abdul Aziz (Sumsel), Rosti Uli Purba (Riau), GKR Ayu Koes Indriyah (Jateng), Habib Hamid Abdullah (Kalsel), Muslihuddin Abdurrasyid (Kaltim) dan Abd. Jabbar Toba (Sultra). (rls)

Berita terkini

DWP Riau Gelar Pelatihan e-Reporting Di Inhil

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Hadiri HPN 2017, Gubri Berharap Pers Lebih Profesional

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Pustu Desa Redang 3 Kali Diusulkan Tak Pernah Terealisasi

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

35 Unit Toko Modern di Bengkalis Tak Berizin

Rabu, 08 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Ketua Baleg Akui Kinerja Legislasi DPR Rendah

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Warga Desa Kedor Ruapt utara Keluhkan Jalan Rusak

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani Minta Pemda Layani Warga Dengan Baik

Selasa, 07 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Roby Cahyadi Pimpin KNPI Inhil

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Alasan Kuat Merokok Tak Boleh dalam Ruangan

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Tabungan Emas di Pegadaian Cukup Diminati Masyarakat

Senin, 06 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+