Jumat, 11 Mei 2018 - 00:00:00 WIB

Iman dan Amal Saleh atau Aqidah dan Syariah

Riaupunya.com -- Amantu Billah, sekarang saya telah percaya kepada Allah. Artinya, sekarang saya telah mengenal siapa Allah; kenal dan yakin. Inilah iman

Tulisan ini dimbil utuh dari buku karya Prof Dr Hamka berjudul Kesepaduan Iman dan Amal Saleh terbitan GEMA INSANI.

Wa Aslamtu Lah. Sekarang saya telah menyerahkan kepada-Nya. Menyerah dengan sepenuh hati. Artinya, segala perintah dan hukum-Nya aku taati, suruhan-Nya aku kerjakan, larangan-Nya aku hentikan, dengan segenap kerelaan. Inilah Islam, Iman dan Islam, percaya dan menyarha, adalah dua kalimat yang tidak tercerai selama-lamanya. Tidaklah cukup percaya sajapadahal tidak menyerah. Tidaklah sempurna menyerah kalau tidak percaya.

Bukti kita percaya kepada-Nya, tentu kita ikuti perintah-Nya. Kita mengikuti perintah adalah karena kita percaya. Kesimpulan dari keduanya, ini kepercayaan dan penundukan, itulah ia Agama.

Mengakui diri beriman padahal tidak mengikuti perintah, belumlah bernama Mukmin.
"Dan mereka (orang-orang munafik) berkata, kami telah beriman kepada Allah dan Rasul (Muhammad), dan kami menaati (keduanya), kemudian, sebagian dari mereka berpaling setelah itu. Mereka itu bukanlah orang-orang beriman". (an-nur:47).

Kesepaduan yang tidak terpisah di antara kepercayaan dan penyerahan, di antara aqidah dan ibadah, diantara pengakuan hati dan perbuatan, itulah agama yang benar. Itulah yang dinamakan agama Islam.

Kemudian, dibuatkanlah kaidah, bahwasanya agama Islam ialah agama yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad Saw. Dengan perantaraan Jibril, termaktub di dalam Al-quran dan ditafsirkan oleh sunnah.

Sunnah ialah perjalanan, lebuh raya lurus yang akan ditempuh, yang telah didahului oleh Nabi dan kita ikuti dari belakang. Tradisi Nabi Saw..

Mengaku percara kepada Allah, padahal tidak mengikuti perintah-Nya atau tidak menjalankan isi Al-Quran, atau tidak menuruti sunnah Nabi, kalau kita pikirkan mendalam, bukanlah iman lagi dan halusnya bukanlah Islam.

Mengaku percaya kepada Allah, apakah keberatan mengerjakan perintah-Nya? Mengaku percaya kepada Allah, apakah keberatan menghentikan larangan-Nya?. Mengaku diri seorang Islam padahal tidak mengerjakan Shalat Lima waktu. Cobalah pikirkan, benarkan pengakuan itu? Mengaku seorang Islam padahal enggan mengeluarkan zakat? Apa sebab? Apakah lantaran merasa bahwa harta itu bukan pemberian Allah? Mengaku diri seorang Islam padahal enggan puasa bulan Ramadhan. Apakah sebabnya? Bukankah lantaran pengakuan itu belum bulat? lain dimulut, lain di hati?.

Ini pertanda bahwa pengakuan belum betul, kepercayaan belum duduk, artinya iman belum ada! kalau iman belum ada, niscaya Islam pun belum ada!. Cobalah tanya hati sendiri! Apakah beratnya mengerjakan perintah?. (bersambung)

Berita terkini

Tafsir Al MAidah 51 Menurut Zakir Naik

Jumat, 31 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ini Penjelasan Alquran dan Sains Tentang Gunung Berapi

Kamis, 23 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Ingin Jadi Pemandu Haji dari Inhil, ini Syaratnya

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Indahnya Masjid Berbentuk Kapal di Semarang ini

Rabu, 22 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

LPTQ Bengkalis Sosialisasikan Pedoman MTQ

Senin, 13 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Aa Gym: '3 Sa' untuk Kerukunan Umat di Indonesia

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Habib Rizieq Hadiri Peringatan Supersemar Soeharto

Sabtu, 11 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Alquran dan Sains Jelaskan Tiga Lapis Pelindung Janin

Jumat, 03 Maret 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri: Cita-cita Pak Tenas Kita Lanjutkan

Selasa, 28 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Ajak Masyarakat Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 26 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Gubri Hadiri Peringatan Haul di Inhil

Kamis, 23 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Khasiat Buah Kurma dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Selasa, 21 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Alquran dan Sains Jelaskan Hujan sebagai Sumber Kehidupan

Selasa, 14 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Begini Khasiat Air Zamzam dalam Pandangan Sains

Senin, 13 Februari 2017 - 00:00:00 WIB

Cari Judul Berita

Riau Punya Update

Follow Twitter

Google+